facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ketua PDIP Takalar Hantam Kepala Dua Anggota DPRD Dengan Double Stick

Muhammad Yunus Selasa, 04 Mei 2021 | 05:13 WIB

Ketua PDIP Takalar Hantam Kepala Dua Anggota DPRD Dengan Double Stick
Anggota DPRD Takalar Johan Nojeng dirawat di RSUD Takalar setelah dihantam double stick oleh Ketua PDIP Takalar Andi Noor Zaelan, Senin 3 Mei 2021 / [Istimewa]

Rapat LKPj di Ruang Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Takalar ricuh

Aksi Andi Ellang disebut bukan kali pertama. Pada medio tahun lalu, Andi Ellang juga sempat ribut dengan salah satu ASN Pemkab Takalar di pinggir Lapangan Makkatang Daeng Sibali.

Adu mulut dengan kata- kata pedas dilayangkan oleh keduanya. Namun, waktu itu tidak sempat terjadi adu jotos karena sang ASN terkait tidak menunjukkan rasa takut. Bahkan, ASN yang sempat bertugas di bagian ekonomi Pemkab Takalar itu melawan.

Atas kejadian itu, politisi PDIP yang juga menjabat sebagai Ketua BK DPRD Takalar itu berulang kali memanggil ASN bersangkutan untuk disidang di DPRD.

Namun, ASN Pemkab Takalar itu tidak menggubris panggilan BK DPRD sampai kasus itu lenyap.

Baca Juga: Warga Makassar Hanya Boleh Mudik ke Maros, Gowa, dan Takalar

Ketua PDIP Takalar Andi Noor Zaelan / [Istimewa]
Ketua PDIP Takalar Andi Noor Zaelan / [Istimewa]

Korban Melapor ke Polisi

Tidak terima dengan aksi premanisme Ketua PDIP Takalar Andi Ellang, Johan dan Bakri melapor ke Polres Takalar. Keduanya tidak terima dengan perlakuan kasar dan anarkis Andi Ellang.

“Kami sudah melaporkan saudara Andi Ellang ke Polres Takalar, ini sudah keterlaluan,“ kata Bakri Sewang, Senin, 3 Mei 2021.

Johan menduga, Andi Ellang telah mempersiapkan perencanaan penganiayaan dengan membawa double stick ke ruang rapat. Ia menegaskan, legislator seperti Andi Ellang tak pantas duduk sebagai wakil rakyat yang seharusnya menjadi teladan.

“Ini sepertinya memang ada unsur perencanaan untuk melakukan penganiayaan, karena pelaku dengan sengaja membawa masuk double stick ke ruang sidang yang disembunyikan dibalik pinggang celananya, harus ditangkap ini orang,” kata Johan Nojeng.

Baca Juga: Bikin Kerumunan di Mal, Wali Kota Khawatir Makassar Seperti India

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait