Perseroda Sulsel Siap Kelola Pabrik Benih Jagung, Sudirman : Jangan Rp 34 M Mangkrak

Direktur Utama Perseroda Sulsel atau PT SCI Yasir Mahmud mengaku siap mengelola pabrik

Muhammad Yunus
Kamis, 02 September 2021 | 14:31 WIB
Perseroda Sulsel Siap Kelola Pabrik Benih Jagung, Sudirman : Jangan Rp 34 M Mangkrak
Pabrik benih jagung dengan investasi Rp 34 Miliar di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan [SuaraSulsel.id / Instagram Andi Sudirman Sulaiman]

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai melakukan uji coba pabrik benih pertama yang telah dibangun di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, untuk memenuhi target swasembada jagung di wilayah itu.

Plt Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Sulsel Muhammad Firda menyampaikan uji coba pabrik akan dilakukan hingga Oktober 2021.

"Operasi pabrik benih akan dilakukan pada Oktober 2021 yang merupakan hari jadi Pemprov Sulsel, sembari mempersiapkan seluruh kelengkapan dan kebutuhan pabrik untuk menghasilkan benih unggul jagung," urainya.

Saat ini, Dinas Pertanian mulai meminta para ahli untuk melakukan evaluasi terhadap hasil uji coba pabrik benih jagung tersebut. Termasuk menyiapkan para SDM dalam pengoperasian pabrik benih jagung pertama di Sulsel itu serta biaya operasionalnya.

Baca Juga:Polisi Sebut Potensi Penyimpangan Bansos Covid-19 di Sulsel Ditaksir Capai Rp 100 Miliar

"Kita persiapkan semuanya khususnya untuk transfer ilmu pengetahuan, mengajari langsung pelakunya, karena ini sangat tekhnis sekali. Sambil uji coba, kita operasionalkan dengan pendampingan kontraktor," urainya.

Pabrik benih jagung ini akan memproduksi sekitar 150 ton per hari yang diharapkan bisa mempermudah para petani memperoleh pupuk yang unggul dari Sulsel sendiri. Sebab kebutuhan benih jagung Sulsel berada di kisaran 6.000 hingga 7.000 ton.

Pabrik benih jagung dengan investasi Rp 34 Miliar di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan [SuaraSulsel.id / Instagram Andi Sudirman Sulaiman]
Pabrik benih jagung dengan investasi Rp 34 Miliar di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan [SuaraSulsel.id / Instagram Andi Sudirman Sulaiman]

Muhammad Firda yang juga menjabat Asisten 2 Sulsel ini menyampaikan bahwa ke depannya, pabrik ini akan dikelola oleh Perusda yang diharapkan mampu menjadi penghasil swasembada benih jagung.

"Diharapkan pengelolaan Perusda bisa meningkatkan perekonomian, karena bukan hanya kebutuhan personil (Sulsel) tetapi juga untuk dipersiapkan sebagai kebutuhan daerah lain," ujar dia kepada Antara.

Baca Juga:UNM dan Muhammad Jufri Belum Tanggapi Surat Pemprov Sulsel Soal Status Kepegawaian Ganda

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini