alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Takut Masuk Neraka, Anggota DPRD Pangkep Jual Rumah di Makassar

Muhammad Yunus Rabu, 28 Juli 2021 | 20:06 WIB

Takut Masuk Neraka, Anggota DPRD Pangkep Jual Rumah di Makassar
Anggota DPRD Kabupaten Pangkep Amiruddin [SuaraSulsel.id / Muhammad Aidil]

Anggota DPRD Kabupaten Pangkep yang pernah berselisih dengan penghuni Rumah Tahfidz Quran Nurul Jihad

SuaraSulsel.id - Amiruddin, Anggota DPRD Kabupaten Pangkep yang pernah berselisih dengan penghuni Rumah Tahfidz Quran Nurul Jihad, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, menjual rumahnya. Penyebabnya, Amiruddin takut masuk neraka.

Pernyataan ini disampaikan Amiruddin setelah berdamai dengan pengelola rumah tahfidz di Kantor Lurah Masale, Jalan Ance Daeng Ngoyo, Kota Makassar, Rabu 28 Juli 2021.

"Bapak ibu, dengan adanya kejadian ini saya informasikan dan sampaikan kepada ibu sekalian bahwa tempat saya atau pun pondok saya. Saya mau jual," kata Amiruddin.

Salah satu alasan Amiruddin memilih untuk menjual rumahnya yang berada di sekitar Rumah Tahfidz Quran Nurul Jihad, Makassar, kata dia, karena Amiruddin tidak ingin jika rumah miliknya tersebut mencelakai dirinya kelak. Seperti memasukannya ke dalam api neraka.

Baca Juga: Jenazah Covid-19 Lambat Dimakamkan hingga Membusuk, Ini Kronologinya

"Itulah salah satu alasan saya pilih jual tempat saya itu, salah satu pilihan. Jangan sampai tempat itu, saya dimasukkan di neraka gara-gara tempat itu. Itu salah satu pilihan saya," jelas Amiruddin.

Bagi warga yang berminat untuk membeli rumah tersebut dapat berhubungan langsung dengan Amiruddin melalui nomor handphone 081241509701.

Amiruddin pun pamit kepada warga dan memohon maaf yang sebesar-besarnya terutama kepada warga di sekitar kompleks Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

"Jadi bapak ibu sekalian yang kami hormati sekaligus melalui kesempatan ini saya minta pamit walaupun yang sebenarnya, saya bukan penduduk di sini. Tapi saya penduduk Kelurahan Labbakang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep dan beraktivitas di Kabupaten Pangkep. Apabila selama kami berada di rumah atau di kompleks Masale ada kelakuan-kelakuan saya yang tidak disenangi atau yang meresahkan masyarakat. Kami mohon dimaafkan. Sekali lagi kami mohon dimaafkan. Sekali lagi kami mohon dimaafkan," tutur Amiruddin.

Diduga Anggota DPRD inisial AM membangun pagar tembok menutup jalan masuk rumah penghafal Alquran di Makassar, Jumat 23 Juli 2021 [SuaraSulsel.id / Dokumentasi Binmas Masale]
Diduga Anggota DPRD inisial AM membangun pagar tembok menutup jalan masuk rumah penghafal Alquran di Makassar, Jumat 23 Juli 2021 [SuaraSulsel.id / Dokumentasi Binmas Masale]

"Saya tidak sombongkan diri. Terus terang kalau rumah saya di Labbakang itu sudah cukup. Hanya kita sebagai PNS dulu itu kita mencari aset. Jangan sampai kita pensiunan kita bisa ambil aset terus pindahkan ke Labbakang. Apakah kita beli empang atau usaha. Kalau masalah yang saya dapat ini adalah salah satu cobaan dari Allah SWT. Mudah-mudahan kedepan saya memperbanyak doa, memperbanyak apa, menyumbang," tambah Amiruddin.

Baca Juga: 3 Tempat Isolasi Mandiri di Makassar, Pasien Covid-19 Silahkan Pilih

Sebelumnya, Amiruddin Anggota DPRD Kabupaten Pangkep menjadi sorotan. Karena melakukan penutupan akses masuk Rumah Tahfidz Quran Nurul Jihad, Makassar.

Baca Juga

Berita Terkait