Misteri Darah di Mulut Bripda Dirja Pratama Terjawab, Senior Resmi Tersangka

Teka-teki kematian Bripda Dirja Pratama akhirnya mulai terkuak

Muhammad Yunus
Senin, 23 Februari 2026 | 15:49 WIB
Misteri Darah di Mulut Bripda Dirja Pratama Terjawab, Senior Resmi Tersangka
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Bripda Dirja Pratama meninggal dunia akibat penganiayaan di Asrama Ditsamapta Polda Sulsel pada Minggu, 22 Februari 2026.
  • Kapolda Sulawesi Selatan resmi menetapkan senior korban berinisial P sebagai tersangka pada Senin, 23 Februari 2026.
  • Polda Sulsel sedang memeriksa enam saksi dan melakukan autopsi jenazah untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

SuaraSulsel.id - Teka-teki kematian Bripda Dirja Pratama (19) akhirnya mulai terkuak. Polisi muda yang baru sekitar satu tahun berdinas itu dipastikan menjadi korban penganiayaan oleh sesama polisi di barak.

Kepastian tersebut disampaikan Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro saat mendatangi Mapolres Pinrang, Senin, 23 Februari 2026.

Dalam keterangannya, Kapolda menyatakan Polda Sulsel telah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus tersebut berinisial P. Ia adalah senior korban.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, benar terjadi penganiayaan terhadap korban. Kurang dari 24 jam kita menetapkan satu tersangka dengan inisial P," ujar Djuhandhani.

Baca Juga:Jejak Karier AKP Arifan Efendi, Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Rp13 Juta Dari Bandar

Dirja sebelumnya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tak berdaya pada Minggu, 22 Februari 2026. Setelah sempat mendapatkan perawatan intensif, ia dinyatakan meninggal dunia.

Peristiwa dugaan penganiayaan terjadi di Asrama Ditsamapta Polda Sulsel yang berada di lingkungan Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Djuhandani mengungkapkan, pada awalnya Dirja dilaporkan bahwa korban meninggal dunia akibat membentur-benturkan kepalanya sendiri ke tembok. Namun, laporan tersebut tidak serta-merta dipercaya oleh pimpinan.

"Kami tidak percaya begitu saja. Langsung mengecek kebenaran tersebut dan ternyata betul ada penganiayaan," tegas Djuhandhani.

Selain menetapkan satu tersangka, Polda Sulsel juga masih memeriksa lima saksi lain yang diduga mengetahui atau memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut.

Baca Juga:Enam Anggota Polisi Diperiksa Terkait Kematian Anak Buah Kapolres Pinrang

Pemeriksaan dilakukan secara intensif oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel.

Djuhandani memastikan kasus ini akan ditangani secara terbuka dan tidak ada yang ditutup-tutupi. Tersangka akan diproses sesuai hukum yang berlaku, baik secara etik maupun pidana.

Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendy mengatakan sedikitnya enam personel telah dimintai keterangan sejauh ini.

"Ada enam orang yang telah kami periksa terkait meninggalnya korban," ujar Zulham.

Jumlah anggota yang diperiksa bisa saja bertambah seiring perkembangan penyelidikan. Ia menegaskan proses pemeriksaan dilakukan secara profesional dan transparan.

"Semoga dengan serangkaian pemeriksaan yang kami lakukan akan semakin jelas siapa saja yang terkait dengan peristiwa tersebut," katanya.

Untuk mengungkap penyebab pasti kematian, jenazah Bripda Dirja telah diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Pemeriksaan medis dan forensik dilakukan guna memastikan ada atau tidaknya unsur kekerasan pada tubuh korban.

"Saya sudah sampaikan kepada Kabid Dokkes dan dokter yang menangani agar pemeriksaan dilakukan dengan benar dan tidak ada yang ditutup-tutupi. Jika memang ada kekerasan, harus disampaikan," tegas Zulham.

Bripda Dirja diketahui merupakan lulusan pendidikan Bintara Polri tahun 2025 dan saat ini bertugas di wilayah hukum Polres Pinrang. Ia dikenal sebagai anggota muda yang baru memulai kariernya di institusi kepolisian.

Sebelum dinyatakan meninggal dunia, Dirja sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar pada Minggu pagi. Namun, setelah kondisinya memburuk, ia dinyatakan meninggal dunia dan jenazah kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses visum dan autopsi.

Kapolres Pinrang AKBP Edy Sabhara dan Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Zulham Effendy terlihat mendatangi rumah sakit saat Dirja dirawat.

Duka mendalam dirasakan keluarga korban. Kakeknya bahkan sempat mengamuk di rumah sakit karena tak terima cucunya dianiaya.

Sebelumnya, Ayah Dirja yang juga anggota polisi, Aipda Muhammad Jabir mengungkapkan dirinya mendapati adanya darah yang keluar dari mulut anaknya.

"Ada darah keluar dari mulut, tapi masih menunggu penyelidikan," ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa beberapa jam sebelum kejadian, putranya masih sempat berkomunikasi dengan ibunya.

"Subuh (Minggu) masih sempat komunikasi dengan ibunya. Baik-baik saja, tidak pernah bilang sakit," kata Jabir.

Keluarga berharap proses penyelidikan dapat mengungkap seluruh fakta yang terjadi dan memberikan keadilan bagi Bripda Dirja Pratama.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan sesama anggota kepolisian dan terjadi di lingkungan asrama institusi.

Di tengah komitmen reformasi internal dan penegakan disiplin, peristiwa ini menjadi ujian serius bagi integritas dan transparansi penegakan hukum di tubuh institusi tersebut.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini