Jalan Nasional Baru Diperbaiki Sudah Hancur, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Aspal yang sebelumnya relatif mulus kini permukaannya berlubang, berpasir, dan bergelombang

Muhammad Yunus
Senin, 12 Januari 2026 | 20:51 WIB
Jalan Nasional Baru Diperbaiki Sudah Hancur, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek
Kondisi jalan Perintis Kemerdekaan-Urip Sumoharjo Kota Makassar rusak. Padahal belum lama diperbaiki. SSuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Perbaikan Jalan Perintis Kemerdekaan dan Urip Sumoharjo kurang dari sebulan menuai keluhan masyarakat karena muncul lubang dan gelombang.
  • Warga menyoroti penurunan drastis kualitas jalan pasca-proyek yang sebelumnya relatif mulus, bahkan menimbulkan korban kecelakaan.
  • BBPJN Sulsel menyatakan kerusakan akibat cuaca ekstrem pasca-pengaspalan, dan kini sedang dilakukan perbaikan ulang oleh kontraktor.

SuaraSulsel.id - Belum genap sebulan dikerjakan, kondisi Jalan Perintis Kemerdekaan hingga Urip Sumoharjo justru menuai keluhan luas dari masyarakat.

Aspal yang sebelumnya relatif mulus kini permukaannya berlubang, berpasir, dan bergelombang menyerupai kubangan yang membahayakan pengguna jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan cukup parah terjadi di sejumlah titik. Di antaranya di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, kawasan Aspol Tallo, dan Batalyon Kavaleri 10 Mendagiri.

Lubang-lubang menganga tampak di berbagai ruas, sebagian di antaranya tergenang air saat hujan sehingga sulit dikenali pengendara.

Baca Juga:Lebih 350 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir Makassar

Kondisi ini dikeluhkan banyak pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Tak sedikit yang mempertanyakan kualitas pengerjaan, mengingat jalan tersebut sebelumnya tidak mengalami kerusakan signifikan.

Beberapa lubang kecil memang ada. Namun hanya di titik-titik tertentu.

"Dulu itu tidak separah ini. Lubang kecil cuma di beberapa tempat. Tapi setelah dikerja malah jadi rusak parah," ujar Muhammad Faqih (25), warga Daya, Senin, 12 Januari 2026.

Faqih mengaku warga telah bersabar selama proses pengerjaan yang berlangsung cukup lama dan menyebabkan kemacetan hampir setiap hari. Namun, hasil akhir justru dinilai mengecewakan.

"Kami sudah sabar macet-macetan tiap hari waktu dikerja. Eh setelah selesai malah lebih parah kondisinya," katanya.

Baca Juga:Hakim Ad Hoc di Makassar Mogok Kerja Massal, Ini Penyebabnya

Ia menyebut kondisi jalan yang rusak ini sudah memakan korban. Beberapa pengendara, terutama sepeda motor terjatuh akibat lubang yang tertutup genangan air saat hujan turun.

Karena itu, Faqih berharap aparat penegak hukum turut turun tangan menilai kualitas pengerjaan proyek tersebut.

"Harus diperiksa apakah materialnya sudah sesuai spesifikasi teknis atau jangan-jangan dikerja asalan. Ini kan kemarin proyek akhir tahun. Sudah banyak korbannya," tegasnya.

Diketahui, ruas Jalan Perintis Kemerdekaan dan Urip Sumoharjo merupakan jalan nasional yang berada di bawah kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan. Proyek pemeliharaan jalan tersebut disebut rampung pada Desember 2025 lalu.

Kepala Satuan Kerja PJN 3 BBPJN Sulsel, Malik membenarkan bahwa ruas jalan tersebut baru saja selesai diaspal.

Namun, ia menegaskan kerusakan yang terjadi bukan disebabkan oleh kualitas material, melainkan faktor cuaca ekstrem.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini