Banjir Landa Kota Makassar, Gubernur Sulsel Kerahkan Tim Tagana dan Dinsos

Pengungsi banjir bertambah di dua kecamatan dengan total 878 jiwa

Muhammad Yunus
Kamis, 26 Februari 2026 | 10:34 WIB
Banjir Landa Kota Makassar, Gubernur Sulsel Kerahkan Tim Tagana dan Dinsos
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bergerak cepat membantu penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Makassar [SuaraSulsel.id/Humas Pemprov Sulsel]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Sosial bantu tangani banjir Makassar dengan menerjunkan Tim Tagana sejak Rabu, 25 Februari 2026.
  • Tim Tagana mendirikan tenda pengungsian darurat, mendistribusikan logistik, serta berkoordinasi dengan Pemkot Makassar untuk penanganan optimal.
  • BPBD Makassar mencatat total 878 jiwa dari 239 kepala keluarga terpaksa mengungsi di 15 titik pengungsian dua kecamatan.

SuaraSulsel.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bergerak cepat membantu penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Makassar.

Dinas Sosial Sulsel melalui koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Makassar telah turun langsung membantu para korban terdampak banjir.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Sulsel diterjunkan untuk mendukung Tagana Kota Makassar dalam menjangkau warga terdampak di beberapa lokasi banjir, khususnya di Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea.

“Dinas Sosial Provinsi melalui koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Makassar turun langsung membantu penanganan banjir. Tim Tagana Provinsi mensupport Tagana Kota Makassar untuk menjangkau para korban terdampak,” kata Andi Sudirman, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga:Wajib Tahu! 9 Sumber Pembiayaan Alternatif Dibuka Kemendagri untuk Pendapatan Daerah

Selain membantu evakuasi dan pelayanan warga terdampak, Tim Tagana Provinsi Sulsel juga mendirikan tenda pengungsian untuk memenuhi kebutuhan darurat masyarakat.

Salah satu tenda didirikan di wilayah Blok 10 Antang sebagai lokasi penampungan sementara bagi warga yang terdampak.

Berdasarkan laporan kegiatan Tim Dinas Sosial dan Tagana Sulsel pada penanganan banjir di Kota Makassar tanggal 24 Februari 2026, sejumlah langkah telah dilakukan di lapangan, pemasangan tenda serbaguna, distribusi logistik ke dapur umum dan posko pengungsian, serta koordinasi penanganan pengungsi bersama Dinas Sosial Kota Makassar.

Andi Sudirman mengatakan Tim Pemprov akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar dan seluruh pihak terkait guna memastikan penanganan korban banjir berjalan optimal.

“Mohon doanya kami akan terus membantu masyarakat terdampak melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait agar penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Baca Juga:Wali Kota Makassar Usul Pembentukan Kecamatan Baru ke Kemendagri

878 Jiwa Mengungsi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Sulawesi Selatan mendata pengungsi banjir bertambah di dua kecamatan dengan total 878 jiwa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar Fadli Tahar di Makassar, Kamis (26/2), menerjunkan tim untuk membantu pengungsi di dua kecamatan.

"Berdasarkan hasil kaji cepat Tim TRC BPBD Kota Makassar, jumlah pengungsi tersebar di dua kecamatan dan empat kelurahan dengan total 15 titik pengungsian," ujarnya.

Fadli Tahar menuturkan secara keseluruhan tercatat sebanyak 239 kepala keluarga atau 878 jiwa masih berada di lokasi pengungsian.

Adapun pengungsi tersebar di beberapa titik pengungsian seperti di Kecamatan Biringkanaya, pengungsi tersebar di sejumlah titik di wilayah Kelurahan Katimbang dan Paccerakkang.

Di SD Paccerakkang, Kelurahan Katimbang, tercatat 64 kepala keluarga dengan 236 jiwa.

Sementara itu di Kelurahan Paccerakkang, pengungsi berada di Masjid Lailatul Qadar sebanyak 5 kepala keluarga atau 21 jiwa, di salah satu rumah warga sebanyak 4 kepala keluarga atau 11 jiwa, serta di kos depan SMA 18 sebanyak 3 kepala keluarga atau 13 jiwa.

"Kami sudah kerahkan tim untuk membantu pengungsi dan melaporkan perkembangannya ke pak wali kota. Kita juga berkoordinasi dengan dinas lainnya dalam hal membantu pengungsi," katanya.

Selain itu, di Masjid Nurul Hikmah Bukka Mata terdapat 7 kepala keluarga atau 27 jiwa, di Kantor Lurah Paccerakkang 3 kepala keluarga atau 6 jiwa, di Masjid Ar Ra’mun 15 kepala keluarga atau 54 jiwa, di Masjid Nurul Ikhlas Kodam III 30 kepala keluarga atau 87 jiwa, serta di Masjid Al Ummah 8 kepala keluarga atau 38 jiwa.

Sementara itu di Kecamatan Manggala, pengungsi tersebar di Kelurahan Manggala dan Batua. Di Masjid Al Muttaqin, Kelurahan Manggala, tercatat 23 kepala keluarga atau 84 jiwa.

Di Masjid Jabal Nur terdapat 29 kepala keluarga atau 89 jiwa, Posyandu Anyelir menampung 2 kepala keluarga atau 14 jiwa, Masjid Yuda Al Fatih sebanyak 12 kepala keluarga atau 56 jiwa, dan Masjid Al Mukarramah sebanyak 17 kepala keluarga atau 62 jiwa.

Adapun di Kelurahan Batua, tepatnya di Masjid Al Kautsar, tercatat 17 kepala keluarga atau 80 jiwa masih mengungsi.

Fadli Tahar menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan pendataan secara berkala untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi, sekaligus mengoordinasikan langkah-langkah penanganan lanjutan bersama instansi terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini