Kata Yusuf, kasus ini terungkap setelah MU mendatangi kos korban pada hari kejadian sekitar pukul 16.00 wita. Saksi mengetuk pintu kamar berulang kali, tetapi tak ada respon.
MU kemudian membuka paksa pintu kamar dan mendapati kekasihnya sudah dalam keadaan tergantung. Ia lalu memanggil pemilik kos dan mereka melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
"Jadi, setiap kasus meninggal dibuatkan permintaan autopsi untuk memperjelas tanda2 kematian. Keluarga korban boleh setuju dan boleh tidak. Untuk kasus ini murni bunuh diri," sebutnya.
Jenazah korban saat ini sudah diserahkan ke pihak keluarga dan akan dibawa ke kabupaten Tana Toraja untuk dimakamkan.
Baca Juga:Dosen Unismuh Makassar Dikirim Kemenkes Bantu Korban Gempa Myanmar
"Sudah kami serahkan ke pihak keluarga," ungkap Yusuf.
Catatan: informasi di artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa.
Mengakhiri hidup tidak akan menyelesaikan masalah yang ada.
Perasaan sedih, putus asa dan tekanan hidup hanya sementara. Semua kondisi tentu saja akan berubah seiring waktu, jadi akan selalu ada masalah yang datang atau pun pergi.
Meskipun tampak mustahil untuk dihadapi, kamu harus yakin bahwa kondisi ini akan membaik seiring waktu. Tetaplah berusaha, berdoa dan jangan menyerah.
Baca Juga:Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
Langkah pertama yang penting dalam mengatasi depresi berat dan terhindar dari pikiran bunuh diri adalah dengan mencari bantuan profesional.