SuaraSulsel.id - Ramadan akan segera memasuki fase terakhir. Sepuluh malam terakhir di bulan suci ini adalah waktu yang paling istimewa bagi umat Islam.
Pada malam-malam ini, terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar.
Oleh karena itu, banyak umat Islam yang memanfaatkannya dengan beritikaf di masjid, yaitu berdiam diri untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.
Agar itikaf dapat dilakukan dengan khusyuk dan maksimal, persiapan yang matang sangatlah penting.
Baca Juga:Masjid Al Markaz Hadirkan Muballigh Berbahasa Daerah di Ramadan 1446 H
Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan sebelum memulai itikaf di sepuluh hari terakhir Ramadan.
1. Niat dan Pemahaman tentang Itikaf
Sebelum melaksanakan itikaf, seorang muslim harus memahami makna dan tujuan dari ibadah ini.
Itikaf bukan sekadar berdiam diri di masjid, tetapi juga sebuah bentuk ibadah yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Dalam Al-Qur’an, itikaf disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 187, yang menegaskan bahwa itikaf dilakukan di masjid.
Baca Juga:Jadwal Buka Puasa Kabupaten Maros dan Sekitarnya, Minggu 9 Maret 2025
Rasulullah SAW sendiri rutin melakukan itikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan, sebagaimana dalam hadis: