facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Prapenas Petani dan Nelayan Gerakkan Roda Ekonomi di Kabupaten Maros

Muhammad Yunus Minggu, 26 Juni 2022 | 13:19 WIB

Prapenas Petani dan Nelayan Gerakkan Roda Ekonomi di Kabupaten Maros
Suasana kegiatan UMKM produk pertanian dan kelautan pada Pra Perkan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan yang dipusatkan di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Sabtu (25/6/2022) [SuaraSulsel.id/Antara]

Memicu peningkatan perputaran uang di daerah

SuaraSulsel.id - Bupati Maros Sulawesi Selatan Chaidir Syam mengatakan kegiatan Pra Pekan Nasional (Prapenas) Petani dan Nelayan yang diselenggarakan di Maros akan semakin menggeliatkan roda ekonomi. Karena memicu peningkatan perputaran uang di daerah itu.

"Ribuan orang yang datang dari berbagai daerah di Indonesia menghadiri Prapenas ini, tentu memberikan multiplier effect untuk masyarakat," kata Chaidir disela pembukaan Prapenas Petani dan Nelayan di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Sabtu 25 Juni 2022.

Dia mengatakan Prapenas yang berlangsung selama tiga hari yakni 25-27 Juni 2022, memberi kesempatan perwakilan masing-masing provinsi di Indonesia menampilkan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari hasil sektor pertanian dan kelautan.

Selama kegiatan berlangsung, pameran produk UMKM hasil pertanian dan kelautan diyakini banyak peminatnya, sehingga dari transaksi itu akan membantu baik para pendatang maupun masyarakat setempat untuk memutar roda perekonomian di "Butta Salewangang" ini.

Baca Juga: Luapan Bendungan Way Curup Bikin Ratusan Hektar Sawah Tak Bisa Digarap, Petani Srimenanti Kebingungan

Adapun kegiatan selama tiga hari diantaranya rembuk utama, temu wicara, temu profesi pada hingga pengukuhan ketua DPW Perhiptani Sulsel yang melibatkan para petani dan nelayan dari 24 kabupaten/kota.

"Meski persiapan Prapenas ini hanya memakan waktu sebulan setengah, namun Alhamdulillah berhasil mewujudkan kegiatan ini berkat kekompakan panitia dan dukungan masyarakat Maros," katanya.

Dengan menjadi tuan rumah Prapenas Petani dan Nelayan, diakui akan membawa dampak positif bagi masyarakat dan Pemkab, karena roda perekonomian kembali bergeliat pasca pandemi COVID-19.

Adapun jumlah peserta Prapenas dari berbagai provinsi di Indonesia, tercatat hampir 6.000 orang dan sebagian besar menginap di rumah-rumah penduduk Kabupaten Maros.

"Mereka akan bersilaturahmi dengan warga Maros, mengunjungi tempat wisata Maros dan mudah-mudahan juga berbelanja di Kabupaten Maros," ujar Chaidir. (Antara)

Baca Juga: PT Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Gudang Kabupaten Lebihi Target

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait