facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kasus UAS Dideportasi Singapura Dianggap Hilangkan Kasus Mafia Minyak Goreng, Pendeta Ini Sebut UAS Kena Fitnah

Muhammad Yunus Kamis, 26 Mei 2022 | 09:07 WIB

Kasus UAS Dideportasi Singapura Dianggap Hilangkan Kasus Mafia Minyak Goreng, Pendeta Ini Sebut UAS Kena Fitnah
Ustadz Abdul Somad. (Instagram)

Pendeta asal Batak, Gibson Simarmata mengaku hormat terhadap Ustadz Abdul Somad

SuaraSulsel.id - Pendeta asal Batak, Gibson Simarmata mengaku hormat terhadap Ustadz Abdul Somad atau UAS. Meski belakangan ini UAS kembali jadi perbincangan pasca dideportasi Singapura.

Saat banyak orang menilai UAS adalah pendakwah radikal, Pendeta Gibson Simarmata justru mengaku hormat terhadap UAS.

Sebagai sesama pemuka agama, meskipun berbeda, pendeta Gibson Simarmata berpandangan, UAS adalah ulama baik.

Gibson Simarmata mengaku mengerti tentang nilai-nilai yang disampaikan UAS sebagai seorang pendakwah.

Baca Juga: Meski Berbeda, Pemuka Agama Gibson Simarmata Hormat dan Memuji UAS: Anda Orang Baik

Gibson bahkan menuding jika oknum-oknum di luar lah yang membuat citra UAS menjadi buruk.

“Meski kita beda agama, aku pribadi merasa hormat kepada Anda. Anda orang baik yg sengaja dibuat seolah-olah nggak baik,” cuit akun @gibsonsimarmata.

Dalam cuitannya tersebut, Gibson pun menyinggung UAS yang dideportasi dari Singapura yang dianggap hanya sebagai pengalihan isu.

“Saya salut dengan kisah Anda di Singapura, cerita itu nyaris menghilangkan kasus mafia migor dan si manusia rasis,” ujar Gibson.

Lebih lanjut, Gibson juga mendoakan agar UAS dilindungi dari orang-orang yang berusaha mencelakakannya.

Baca Juga: Ahmad Dhani Ungkap Alasan Penolakan UAS oleh Singapura Karena Banyak yang Iri

“Puji Tuhan, semoga Tuhan selalu melindungi Anda dari orang-orang jahat,” imbuh Gibson.

Cuitan Gibson Simarmata pun langsung menuai banyak sorotan dan langsung banjir komentar warganet.

“Apreciate… dan mauliate, memang keseharian kita diam, perbedaan keyakinan bisa damai dan toleran, tak tau knapa di dua periode ini srasa slalu diasapi trus perbedaan yg ada, bkan ksamaan yg ditonjolkan dan dikuatkan…salam sehat,” ujar akun @ABusurojoo.

“Inilah indahnya toleransi beragama di Indonesia dan rasa ke Bhinekatunggal Ika yang rasanya hampir satu dekade ini spt menguap dari atmosfer di Indonesia. Semoga toleransi beragam & ke Bhinekatunggal Ika kembali hadir di tengah masyarakat Indonesia, Aamiin YRA,” tulis akun @ambarpratiwi123.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait