Pemkot Makassar Akan Mulai Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Pertengahan Tahun 2022

Salah satu strategi mengatasi sampah di Kota Makassar

Muhammad Yunus
Selasa, 22 Februari 2022 | 16:10 WIB
Pemkot Makassar Akan Mulai Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Pertengahan Tahun 2022
TPA Tamangapa Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar

SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota Makassar menjadwalkan pembangunan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dimulai pertengahan 2022. Sebagai salah satu strategi mengatasi sampah di Kota Makassar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Ariaty Puspasari Abady mengatakan, salah satu strategi Pemkot Makassar dalam mereduksi sampah. Dengan mengonversi sampah menjadi energi listrik melalui PLTSa.

"Strategi yang akan kita lakukan ke depan ini adalah dengan pengelolaan sampah menjadi energi listrik lewat PLTSa. Ini menjadi salah satu solusi untuk bisa menghabiskan sampahnya Makassar," ujarnya, Selasa 22 Februari 2022.

Kota Makassar menjadi salah satu di antara 12 daerah di Indonesia yang disiapkan untuk pengadaan PLTSa. Hal itu telah dicantumkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018 terkait dengan pembangunan PLTSa yang ramah lingkungan.

Baca Juga:61 Ton Minyak Goreng Curah Asal Kalimantan untuk Warga Makassar Diselewengkan

Hingga saat ini, Pemkot Makassar telah mempersiapkan lokasi di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Tamangapa Antang untuk pembangunan PLTSa. Sedangkan pembangunan bersumber dari dana para investor. T idak berasal dari APBD maupun APBN.

"Prinsipnya Pemkot Makassar itu sudah siap untuk melaksanakan yang namanya program PLTSa. Insyaallah tahun ini sudah bisa 'on going' pada pertengahan tahun. Persoalan berapa listrik yang dihasilkan itu ada kajian tersendiri dan itu akan dikaji oleh tim ahli," katanya.

Puspa, sapaan Kepala DLH Makassar ini, menyebut dalam waktu dekat Pemkot Makassar mempunyai investor yang bisa membantu mereduksi sampah di Makassar dalam proyek pembangunan PLTSa.

"Jelasnya, kami melakukan fasilitasi semua regulasi ataupun landasan hukum dan apa saja yang menjadi kewajiban pemerintah kota untuk dilakukan program PLTSa," kata dia.

Berdasarkan hasil kajian terakhir DLH Makassar, setiap orang di Makassar menghasilkan 0,6 kg sampah per hari sehingga jika ditotal dengan jumlah penduduk Kota Makassar yang mencapai 1,5 juta jiwa, volume sampah penduduk Kota Makassar sebanyak 1.100 ton per hari.

Baca Juga:Prediksi PSM Makassar vs Persib Bandung di BRI Liga 1 Malam Ini

Ia menyebut volume sampah sebanyak itu akan direduksi tidak hanya menjadi energi listrik tetapi bisa saja menjadi biogas maupun produk lainnya sebagai energi baru terbarukan (EBT).

Dampak pengelolaan sampah, katanya, dipastikan bisa menurunkan efek rumah kaca dengan pengelolaan yang lebih baik.

"Tapi harus kita ingat, itu hanya salah satu cara untuk menghabiskan sampah karena bisa jadi ada lagi teknologi lain yang hadir dengan melihat karakteristik dari sampah yang dimiliki Kota Makassar," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini