facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Basarnas Kendari Cari Nelayan Hilang di Perairan Pulau Labengki Konawe

Muhammad Yunus Rabu, 16 Februari 2022 | 06:20 WIB

Basarnas Kendari Cari Nelayan Hilang di Perairan Pulau Labengki Konawe
Basarnas mengerahkan personel Pos Sar Selayar mencari empat awak Kapal KLM Darmawan Jaya di perairan Kayuadi, Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa 25 Januari 2022 [SuaraSulsel.id/Basarnas Sulsel]

Basarnas Kendari melakukan operasi pencarian

SuaraSulsel.id - Basarnas Kendari melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan bernama Daeng Alle (60) yang dilaporkan hilang di sekitar antara perairan Nii Tanasa Kecamatan Lalonggasusumeeto dan Pulau Labengki, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi di Kendari, Selasa, mengatakan pihaknya menerima informasi kejadian itu sejak Senin (14/2) sekira pukul 22.32 WITA dari Kepala Desa Nii Tanasa bernama Asri yang melaporkan bahwa korban tak kunjung pulang dari melaut.

"Berdasarkan laporan tersebut maka pada pukul 22.50 Wita tim penyelamat Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari diberangkatkan menuju lokasi terakhir keberadaan korban untuk memberikan bantuan SAR," katanya.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban dimulai pukul 06.30 Wita yang dilakukan dengan melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir keberadaan korban.

Baca Juga: Nelayan Asal Sukabumi Hilang di Perairan Karang Potong, Polisi: Masih Dilakukan Pencarian

"Luas pencarian korban sekitar 15 mil laut persegi yang dibagi menjadi empat tim dimana Tim 1 menggunakan satu unit rubber boat menyisir di sebelah selatan kiri dari lokasi terakhir keberadaan korban," jelasnya.

Tim 2 dengan menggunakan tiga unit longboat menyisir di sebelah selatan kanan dari lokasi terakhir keberadaan korban. Kemudian Tim 3 menggunakan empat unit longboat menyisir di sebelah utara kanan dari lokasi terakhir keberadaan korban.

Selanjutnya, Tim 4 menggunakan tiga longboat menyisir di sebelah utara kiri dari lokasi terakhir keberadaan korban.

Aris menyebut, pemapelan juga dilakukan oleh Stasiun Radio Pantai (SROP) Kendari, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kendari dan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Molawe kepada kapal-kapal yang melintas atau melewati rute di sekitar lokasi terakhir keberadaan korban.

"Pemapelan ini untuk melakukan pemantauan dan memberikan bantuan SAR serta menghubungi KPP Kendari jika menemukan atau melihat tanda-tanda keberadaan korban," jelasnya.

Baca Juga: 3 Siswi Madrasah di Kabupaten Konawe Jadi Korban Kekerasan Seksual Guru

Korban merupakan warga Desa Nii Tanasa, Kecamatan Lalonggasusumeeto Kabupaten Konawe dilaporkan tak kembali sejak Senin (14/2) sekitar pukul 15.00 Wita. Korban diduga hilang di sekitar antara perairan Nii Tanasa dan Pulau Labengki, Kabupaten Konawe. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait