Fakta Baru Tabrak Lari Oleh Oknum TNI: Korban Masih Hidup Dibuang ke Kali

Polisi telah mengeluarkan hasil forensik terbaru

Muhammad Yunus
Sabtu, 25 Desember 2021 | 16:09 WIB
Fakta Baru Tabrak Lari Oleh Oknum TNI: Korban Masih Hidup Dibuang ke Kali
Ilustrasi: Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari mengalami kecelakaan di Jalan Poros Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Senin 7 Juni 2021 / [telisik.id]

SuaraSulsel.id - Kasus tabrak lari oleh oknum TNI yang menewaskan pasangan Handi Saputra (16 tahun) dan Salsabila (14 tahun) menjadi sorotan publik.

Polisi telah mengeluarkan hasil forensik terbaru. Tubuh korban dibuang ke kali Serayu masih dalam keadaan hidup.

Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol dr Sumy Hastry Purwanti mengatakan, Handi dibuang ke Kali Serayu masih dalam keadaan hidup.

Dari video yang viral, sebuah minibus Isuzu Panther warna hitam doff dan kaca hitam dengan nomor plat B menabrak motor yang sedang dikendarai oleh Handi.

Baca Juga:Marah Pembuang Anaknya Oknum TNI, Orang Tua: Harusnya Melindungi Malah Membuang Rakyatnya

Terlihat dua orang yang tergeletak di pinggir jalan itu pun diangkut ke dalam mobil hitam tersebut oleh para pria dari dalam mobil.

Saksi mata menuturkan bahwa ia dilarang untuk ikut naik mobil menemani korban. Mereka menolaknya dan mengatakan akan membawanya ke rumah sakit.

Handi dan Salsa dibawa mobil hitam tersebut menuju arah Limbangan.

Saksi di sekitar tempat kejadian sempat memfoto wajah orang-orang tersebut beserta mobil yang mereka gunakan. Untuk membawa Handi dan Salsa.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa menjelaskan, Polresta Bandung telah melimpahkan penyidikan dugaan keterlibatan tiga anggota TNI AD tersebut.

Baca Juga:Kolonel TNI dan 2 Kopral Pembuang Sejoli ke Sungai Serayu, Jenderal Andika Perkasa: Pecat

"Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah memerintahkan penyidik TNI dan TNI AD serta Oditur Jenderal TNI untuk melakukan proses hukum," kata Prantara.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini