- Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga wafat Sabtu pagi Makassar.
- Salim Mengga lulusan Akmil 1974 satu angkatan Prabowo Subianto Presiden.
- Pemprov Sulbar kehilangan pemimpin teladan sederhana penuh pengabdian bagi masyarakat.
SuaraSulsel.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga pada Sabtu (31/1/2026).
Almarhum menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Siloam, Makassar, setelah menjalani perawatan medis.
Kepergian Salim S. Mengga meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi jajaran Pemerintah Provinsi Sulbar, tetapi juga bagi masyarakat luas yang mengenalnya sebagai sosok pemimpin tenang, bersahaja, dan penuh pengabdian.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo-SP) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, membenarkan kabar wafatnya Wakil Gubernur Sulbar tersebut.
"Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga," ujar Ridwan Djafar.
Ridwan menjelaskan, sesuai rencana keluarga, jenazah almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Sebelum dimakamkan, jenazah akan disemayamkan di rumah putri pertama almarhum di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Jenazah almarhum akan disemayamkan di rumah putri pertama beliau di Jalan Taman Cilandak IV Nomor 26, Cilandak Barat, Jakarta Selatan," kata Ridwan.
Salim S. Mengga merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1974. Ia satu angkatan dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Karier militernya ditempuh dengan panjang dan penuh disiplin, hingga mencapai pangkat Mayor Jenderal TNI.
Salah satu jabatan strategis yang pernah diemban almarhum adalah Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XV Pattimura pada periode 2005-2006.
Dalam peran tersebut, Salim S. Mengga dikenal sebagai perwira yang mengedepankan pendekatan persuasif dan stabilitas wilayah, khususnya di kawasan Indonesia timur dan KesDam Diponegoro.
Setelah pensiun dari TNI Angkatan Darat, Salim S. Mengga memilih melanjutkan pengabdian di jalur politik.
Ia kemudian maju sebagai calon Wakil Gubernur Sulawesi Barat mendampingi Suhardi Duka dalam Pemilihan Gubernur Sulbar 2024. Pasangan Suhardi Duka-Salim S. Mengga akhirnya keluar sebagai pemenang dalam Pilgub Sulbar 2024 dan resmi memimpin Sulawesi Barat.
Sejak dilantik, Salim S. Mengga dikenal sebagai wakil gubernur yang bekerja di balik layar, mendorong sinergi lintas sektor dan mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan kebijakan strategis.
Ridwan Djafar menyebut selama mendampingi Gubernur Suhardi Duka, almarhum tampil sebagai figur pemimpin yang menyejukkan dan menjadi teladan bagi jajaran birokrasi.
"Almarhum bukan pemimpin yang menonjolkan diri, tetapi bekerja dengan keteladanan. Sikap inilah yang membuat beliau dihormati oleh ASN dan dicintai masyarakat," ujarnya.
Ridwan Djafar menegaskan, nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan almarhum, seperti integritas, kesederhanaan, dan pengabdian akan terus menjadi rujukan bagi ASN dan generasi penerus di Sulawesi Barat.
Hal senada disampaikan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Ia menyebut almarhum bukan hanya mitra kerja, tetapi juga sahabat dan sosok orang tua bagi jajaran aparatur sipil negara di lingkup Pemprov Sulbar.
"Beliau teladan kita, sahabat sekaligus orang yang kami tuakan," kata Suhardi Duka.
Kabar wafatnya Salim S. Mengga pertama kali disampaikan langsung oleh Gubernur Suhardi Duka melalui akun media sosial Facebook miliknya.
Ia mengaku menerima kabar duka tersebut pada waktu subuh melalui sambungan telepon dari keluarga almarhum.
"Subuh waktu Jakarta berdering telepon beberapa kali, kemudian tersambung. Terdengar suara tangis putri Wakil Gubernur, Mayor Jenderal (Purn) Salim Mengga, atas nama Mila. Saya kaget dan disampaikan Pak Wagub sudah tiada," tulis Suhardi Duka.
Dalam unggahannya, Suhardi Duka juga menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas sosok Salim S. Mengga yang dikenal istikamah dan memiliki kecintaan besar terhadap rakyat.
"Saya, Gubernur, dan seluruh rakyat Sulbar sangat kehilangan sosok teladan, pemimpin yang istikamah, pemimpin yang sangat mencintai rakyatnya," tulisnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing