"Terkait kabar tersebut, BPBD Kabupaten Luwu memastikan bahwa informasi itu adalah tidak benar," ungkap Muhari.
Guna menghindari adanya berita yang tidak benar yang dapat menimbulkan keresahan, masyarakat diharapkan dapat memperbarui informasi terkait peristiwa banjir bandang dan tanah longsor dari instansi terkait yang berwenang.
BPBD Kabupaten Luwu juga meminta agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi bencana banjir susulan, mengingat aliran Sungai Batusitanduk masih tertutup pohon dan timbunan tanah di bagian hulu sungai.
Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi
Baca Juga:Basarnas Gelar Operasi Pencarian dan Penyelamatan Warga Luwu Korban Banjir
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan informasi prakiraan cuaca bahwa hujan lebat dengan disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan hingga Senin (4/10).
Di samping itu, BMKG juga menyatakan bahwa wilayah Sulawesi Selatan masuk dalam kategori ‘waspada’ terkait potensi risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor.
Menindak lanjuti adanya prakiraan cuaca tersebut, BPBD Provinsi Sulawesi Selatan telah meneruskan informasi peringatan dini kepada BPBD Kabupaten/Kota dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.