facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Update Bencana Luwu: Rumah Kepala Desa Tertimbun Longsor, Jembatan Rusak Dihantam Banjir

Muhammad Yunus Senin, 04 Oktober 2021 | 08:43 WIB

Update Bencana Luwu: Rumah Kepala Desa Tertimbun Longsor, Jembatan Rusak Dihantam Banjir
Rumah Kepala Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu tertimbun longsor [SuaraSulsel.id / Palopo Info]

Banjir bandang kembali menghantam daerah Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan

SuaraSulsel.id - Banjir bandang kembali menghantam daerah Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Ketinggian air dilaporkan mencapai tiga meter.

Salah satu relawan di lokasi, Munzil, mengatakan banjir bandang sudah menghantam daerah ini sejak 22 September 2021. Kemudian banjir susulan terjadi lagi hari Minggu kemarin.

"Sempat surut minggu lalu tapi kemarin banjir datang lagi dengan ketinggian air yang lebih tinggi. Tim relawan Luwu Raya masih sementara melakukan evakuasi," ujar Munzil saat dikonfirmasi, Senin, 4 Oktober 2021.

Ia mengaku satu jembatan di Dusun Kole bahkan rusak berat. Hal tersebut mengakibatkan bantuan untuk warga terdampak susah tersalurkan.

Baca Juga: Mensos Kunjungi Lokasi Bencana di Padang Pariaman

Relawan juga tidak punya perahu karet yang cukup. Mereka terpaksa menggunakan rakit yang dibuat dari drum bekas untuk mengangkut bantuan.

"Rusak parah jembatannya. Jadi kita minta drum bekas avtur di Bandara Luwu Utara untuk dibuat rakit. Karena jembatannya tidak memungkinkan dilalui sambil bawa bantuan," tambahnya.

Kepala Bidang Kebencanaan BPBD Sulsel Andi Wahid menambahkan ada 9 desa dari empat kecamatan yang terdampak banjir bandang. Ratusan rumah bahkan ikut terendam.

"Ada di kecamatan Walenrang Barat, Walenrang Utara, Lamasi Timur, dan Walenrang Timur," ujar Wahid.

Ia menambahkan banjir terparah ada di Walenrang Barat. Satu rumah dilaporkan tertimbun longsor dan masih dilakukan evakuasi hingga kini.

Baca Juga: Banjir Gorontalo, Kantor Polres Terendam Air, 41 Tahanan Dipindah Sementara

Untuk wilayah lain terendam air hingga ketinggian 3 meter. Wahid meminta masyarakat agar tetap waspada karena hujan diperkirakan masih akan mengguyur wilayah tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait