alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jumlah Warga Takalar Keracunan Makanan 102 Orang, Satu Meninggal Dunia

Muhammad Yunus Minggu, 03 Oktober 2021 | 06:41 WIB

Jumlah Warga Takalar Keracunan Makanan 102 Orang, Satu Meninggal Dunia
Ilustrasi: Warga Bojong yang diduga keracunan makanan dilarikan ke puskesmas terdekat. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin]

Warga Dusun Pangkajene, Desa Pakkabba, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan

SuaraSulsel.id - Sebanyak 102 warga di Dusun Pangkajene, Desa Pakkabba, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan mengalami keracunan. Setelah menyantap nasi dos di sebuah acara takziah. Bahkan, satu orang warga bernama Aril (8 tahun) dinyatakan meninggal dunia.

Camat Galesong Utara Amran Torada mengatakan, dari laporan yang diterimanya, ada 102 warga yang mengalami gejala keracunan. Setelah menyantap nasi dos yang disiapkan saat acara takziah pada Rabu malam 29 September 2021.

"Pada Rabu malam, salah satu warga di Dusun Pangkajene melakukan takziah malam ketiga untuk anaknya," kata Amran kepada SuaraSulsel.id, Sabtu 2 Oktober 2021.

Jumlah nasi dos yang disiapkan untuk acara takziah itu, kata dia, diketahui sebanyak 250 nasi dos dengan mengatasnamakan dari pihak katering. Warga yang berdatangan di acara takziah tersebut mengambil nasi dos itu untuk disantap.

Baca Juga: 21 Warga Cikampek Keracunan Makanan Pengajian, Muntah-muntah, Buang Air dan Keram Perut

"Ada yang langsung makan dan ada yang bawa ke rumahnya dan nanti pagi hari mereka makan," jelas Amran.

Menurut Amran, sebagian warga di Dusun Pangkajene, Desa Pakkabba, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulsel baru mengalami gejala keracunan makanan seperti muntah, berak, pusing dan mual pada Jumat 1 Oktober 2021. Tetapi, mereka menilai bahwa hal itu merupakan penyakit biasa.

Sedangkan, sebagian warga lagi ada yang berinisiatif pergi ke puskesmas terdekat untuk memeriksakan diri.

"Pada Sabtu pagi salah satu warga yang bernama Aril umur 8 tahun dirujuk ke Rumah Sakit Labuang Baji, karena kondisinya sudah gawat. Pukul 13.00 Wita lewat, menangis keluarga karena mereka mendapat informasi bahwa yang bersangkutan telah meninggal," ungkap Amran.

Mengetahui hal itu, aparat desa, kecamatan dan pihak kepolisian langsung bergerak untuk mengevakuasi warga ke rumah sakit dan Puskesmas terdekat terhadap warga yang terkena gejala keracunan makanan tersebut. Tujuannya, adalah untuk dilakukan observasi dan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga: Puluhan Warga Karawang Keracunan Usai Ikuti Pengajian

"Situasi saat ini, alhamdulillah sudah ada sebagian warga yang bisa kembali ke rumahhya karena sudah agak baikan. Cuma informasi yang terakhir ini, ada lagi laporan warga yang harus dirujuk ke rumah sakit di Makassar. Cuma belum dipastikan dari pemerintah kecamatan apakah di Rumah Sakit Labuang Baji atau di Rumah Sakit Bhayangkara," terang Amran.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait