Ini Zat Berbahaya Bikin Dokter Richard Lee Berseteru dan Dijemput Polisi Seperti Teroris

Edukasi penggunaan bahan berbahaya bagi kulit, menjadi masalah hukum

Muhammad Yunus
Kamis, 12 Agustus 2021 | 06:01 WIB
Ini Zat Berbahaya Bikin Dokter Richard Lee Berseteru dan Dijemput Polisi Seperti Teroris
Dokter Richard Lee saat diamankan [Instagram]

SuaraSulsel.id - Pakar kecantikan Dokter Richard Lee tidak menyangka. Upaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Terkait penggunaan bahan berbahaya bagi kulit, menjadi masalah hukum.

Richard Lee dalam sebuah kesempatan mengaku hanya ingin memberi saran kepada para influencer. Agar hati-hati dalam memilih produk kecantikan untuk dipromosikan.

"Masa seorang dokter memberikan saran tidak boleh. Kan bahaya sekali kalau seperti itu," ungkap Richard Lee.

Richard Lee merasa kritik wajar. Sebab, ia ingin memberi edukasi bahwa produk yang mengandung hidroquinon itu berbahaya.

Baca Juga:Kuasa Hukum: dr Richard Lee Dijemput Paksa Tanpa Pemberitahuan Penetapan Tersangka

"Kalau misalnya iya mengandung hidroquinon kan wajar saya seorang dokter bilang begitu, iya kalau misal yang dipromosikan itu ada hidroquinonnya dia ikut berdosa dong, dimana letak kesalahan saya," jelas Lee.

Meski mengaku tidak salah karena memberikan edukasi, Richard Lee tidak mau memperpanjang masalah. Richard Lee bersedia berdamai dan minta maaf.

Rupanya, kasusnya masih berlanjut. Kartika Putri melaporkan Richard Lee pasal pencemaran nama baik.

Kasus Dokter Richard Lee dengan Kartika Putri hanya berawal dari sebuah saran. Dokter kecantikan itu lantas bingung kenapa hal itu membuatnya diperkarakan Kartika Putri ke polisi.

"Saya bingung juga bagian mana kalimat saya yang pencemaran nama baik ke beliau," kata Richard Lee saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (24/6/2021).

Baca Juga:Detik-detik Dokter Richard Lee Dijemput Paksa Polisi, Istri Histeris

"Karena saya mau kasih saran, saya kasih saran nih untuk Mbak Karput, untuk artis-artis lain kan," lanjutnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini