alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Puluhan Mahasiswa Unhas Unjuk Rasa Tolak Rektor Rangkap Jabatan

Muhammad Yunus Rabu, 21 Juli 2021 | 18:57 WIB

Puluhan Mahasiswa Unhas Unjuk Rasa Tolak Rektor Rangkap Jabatan
Sejumlah mahasiswa Unhas berunjuk rasa menolak rektor rangkap jabatan [SuaraSulsel.id / Tangkapan layar twitter Aliansi Mahasiswa Unhas]

Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu diminta memilih jabatan rektor atau Komisaris PT Vale

SuaraSulsel.id - Puluhan mahasiswa Universitas Hasanuddin menggelar aksi protes terhadap dugaan rangkap jabatan rektor. Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu diminta memilih jabatan rektor atau Komisaris PT Vale.

Puluhan mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan bahasa Makassar "Rektor Unhas Balala". Jika diartikan dalam bahasa Indonesia kurang lebih sama dengan kata serakah.

Hal tersebut terekam dalam video yang trending di media sosial sejak kemarin.

Dalam video tersebut terlihat ada seorang wanita yang diduga adalah Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu tidak terima dengan aksi para mahasiswa. Karena dianggap melakukan unjuk rasa dengan cara tidak sopan. Beberapa petugas keamanan kampus terlihat mendampingi. Melakukan pengamanan.

Baca Juga: Lewat Alsintan, Kementan Ajak Generasi Muda Unhas Terjun ke Sektor Pertanian

Sementara mahasiswa hanya terlihat duduk menunduk. Saat Rektor Dwia menanyakan siapa pembuat spanduk "Rektor Balala" tersebut. Ia mengatakan mahasiswa harusnya sopan menyampaikan aspirasinya.

"Gak sopan kalian. Saya tadinya mau ketemu sama kalian, tapi ini gak sopan," ujarnya dalam video berdurasi 1 menit 28 detik tersebut yang diupload oleh akun Aliansi Mahasiswa Unhas.

Akun Aliansi Mahasiswa Unhas juga menulis bahwa Rektor Serakah itu adalah fakta. Tidak perlu dibawa ke ranah etis.

"Sopan mana dengan rektor yang langgar statuta? Sopan mana dengan PT Vale yang menggeser wilayah masyarakat adat Karunsi'e Dongi?," Demikian cuitan akun twitter Aliansi Mahasiswa Unhas.

Humas Unhas Ishaq Rahman yang dikonfirmasi mengaku tak perlu menanggapi hal tersebut secara berlebihan. Apalagi ranahnya di sosial media.

Baca Juga: Universitas Hasanuddin Akan Vaksinasi 20 Ribu Mahasiswa dan Alumni, Wujudkan Herd Immunity

"Baiknya kita ikuti saja diskusi di sosial media. Jika Unhas merasa perlu ditanggapi, pasti akan direspon di sosial media. Kan Unhas juga ada akun sosmed," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait