Tragedi di Makassar: Kekasih Diduga Siram Bensin, Perempuan Ini Kritis Akibat Luka Bakar

Korban mengalami luka bakar serius setelah tubuhnya dilalap api

Muhammad Yunus
Selasa, 24 Februari 2026 | 15:44 WIB
Tragedi di Makassar: Kekasih Diduga Siram Bensin, Perempuan Ini Kritis Akibat Luka Bakar
Kondisi korban perempuan yang diduga dibakar kekasihnya di kota Makassar, Sulawesi Selatan [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Perempuan berinisial HA di Makassar mengalami luka bakar serius pada 22 Februari 2026, diduga akibat penganiayaan kekasihnya, AG.
  • Peristiwa terjadi di tempat kerja korban, Laundry Alipsum, setelah diduga terjadi pertengkaran karena kecemburuan dan perselingkuhan.
  • Keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Manggala pada 23 Februari 2026, mendesak penyelidikan dugaan tindak pidana berat.

SuaraSulsel.id - Seorang perempuan berinisial HA di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, diduga menjadi korban penganiayaan oleh kekasihnya sendiri, AG.

Korban mengalami luka bakar serius setelah tubuhnya dilalap api dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu malam, 22 Februari 2026, sekitar pukul 22.30 Wita.

Peristiwa tersebut terjadi di tempat kerja korban, Laundry Alipsum, yang berlokasi di wilayah Kecamatan Manggala, Makassar. Akibat kejadian itu, HA mengalami luka bakar di hampir seluruh tubuhnya.

Korban sempat menjalani operasi darurat di Rumah Sakit Hermina Makassar.

Baca Juga:Wali Kota Khawatir Generasi Muda Mulai Malu Pakai Bahasa Makassar

Namun karena kondisinya dilaporkan memburuk, ia kemudian dirujuk ke RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih lengkap.

Ibu korban, Kartini mengatakan kondisi anaknya sangat memprihatinkan. Luka bakar hebat menyebabkan kulit tubuh HA melepuh dan mengalami kerusakan parah akibat kobaran api.

"Sekarang anak saya tidak bisa bertahan, bengkaknya bertambah dan dirujuk ke RS Wahidin karena perlengkapannya lebih lengkap di sana," ujar Kartini, Selasa, 24 Februari 2026.

Kartini mengaku pertama kali mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat kabar dari anaknya yang lain bahwa HA dalam kondisi terbakar.

Ia segera menuju rumah sakit dan menyaksikan sendiri kondisi putrinya yang nyaris tak dikenali akibat luka bakar serius.

Baca Juga:Makassar Sudah Banjir! Cek Daftar 17 Daerah Terancam Bencana Hidrometeorologi Ekstrem di Sulsel

Berdasarkan keterangan rekan kerja korban, sebelum kejadian sempat terjadi pertengkaran sengit antara korban dan terduga pelaku melalui sambungan telepon.

Pertengkaran tersebut diduga dipicu persoalan kecemburuan dan dugaan perselingkuhan.

Tak lama setelah itu, warga sekitar melihat kobaran api dari dalam lokasi tempat korban bekerja. Korban terdengar berteriak meminta tolong.

Warga yang panik segera berupaya menyelamatkan korban dengan menyiram tubuhnya menggunakan air hingga api berhasil dipadamkan.

Sejumlah saksi juga menyebutkan, sebelum kejadian, terduga pelaku diduga membawa bensin, sarung tangan, serta dua bilah pisau ke lokasi.

Kekasih Sebut Korban Bakar Diri Sendiri

Dalam keterangannya, pelaku mengatakan bahwa korban membakar dirinya sendiri dalam kondisi emosi. Setelah memergoki dirinya bersama perempuan lain.

Namun, keluarga korban membantah dalih tersebut dan telah melaporkan kejadian ini secara resmi ke Polsek Manggala pada 23 Februari 2026.

Kuasa hukum korban, Arsyandi mengungkapkan, kakak korban menemukan bukti percakapan dalam ponsel HA. Percakapan tersebut diduga memuat permintaan sejumlah uang kepada terduga pelaku untuk membeli obat penggugur kandungan dan nanas.

Ponsel korban kini telah diamankan penyidik sebagai barang bukti digital untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Jika motifnya cemburu dan korban dalam kondisi hamil, maka ada dugaan rangkaian tindak pidana lain sebelum peristiwa utama. Ini wajib diusut, bukan hanya asumsi," tegas Arsyandi.

Ia juga menyebut terdapat dugaan tindak pidana berat. Termasuk kemungkinan pembunuhan berencana yang perlu didalami aparat penegak hukum berdasarkan alat bukti dan hasil penyidikan.

Keluarga korban mendesak kepolisian bergerak cepat dan transparan dalam mengusut kasus tersebut.

Mengingat korban masih dalam kondisi kritis, pembuktian sementara sangat bergantung pada alat bukti objektif, termasuk rekaman digital, keterangan saksi di lokasi, hasil visum, serta pemeriksaan forensik.

Sementara itu, Kapolsek Manggala Kompol Semuel To'longan yang dikonfirmasi terkait laporan tersebut hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan.

Upaya konfirmasi melalui pesan singkat dan panggilan telepon belum mendapat respons.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini