alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Andi Sumardi Bantah Keras Kesaksian Jumras, Ancam Ambil Langkah Hukum

Tasmalinda Sabtu, 26 Juni 2021 | 15:16 WIB

Andi Sumardi Bantah Keras Kesaksian Jumras, Ancam Ambil Langkah Hukum
Kepala Bapenda Sulsel Andi Sumardi Sulaiman [istimewa] Andi Sumardi Bantah Keras Kesaksian Jumras, Ancam Ambil Langkah Hukum

Kepala Bapenda Sulsel Andi Sumardi Sulaiman membantah keraskesaksian Jumras

Namun maraknya pemberitaan di media membuat keluarganya terganggu. Sebab ikut menyebut nama Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

"Menjadi penting bagi saya karena ini menyangkut nama baik. Semua pihak yang terlibat dalam proses hukum yang berjalan, semestinya memberikan keterangan yang benar dan tidak mengada-ada. Karena ini menyangkut penegakan hukum. Oleh karena itu saat ini kami sedang mempertimbangkan untuk menempuh langkah hukum untuk Jumras. Kita lihat kedepannya," katanya.

Andi Sumardi menegaskan, bukan berarti karena dirinya adalah saudara Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel Andi Sudirman sehingga namanya dengan gampang dijual-jual.

"Kalau ada yang berniat untuk menggunakan nama saya, pertimbangkan dahulu, siapa pun itu, sekali pun yang mengaku itu adalah keluarga saya. Saat ini saya hanya konsentrasi untuk mengembangkan Bapenda menjadi institusi yang produktif. Bagi peningkatan pendapatan dan tata kelola administrasi pengelolaan keuangan daerah secara baik," ungkapnya.

Baca Juga: Anggota DPRD Sulsel Hampir Bentrok, Kopel Indonesia Minta Badan Kehormatan Investigasi

Penjelasan Andi Sumardi ini sesuai dengan penjelasan Andi Irfan. Saat memberikan keterangan dan sidang hak angket tahun 2019 di DPRD Sulsel.

Saat itu Andi Irfan sebagai pemilik usaha barbershop mengaku menghubungi Ferry dan Anggu. Tanpa sepengetahuan Andi Sumardi.

Andi Sumardi pun kaget saat melihat Ferry dan Anggu di lokasi. Karena awalnya dia hanya ingin bertemu dengan Andi Irfan dan Jumras. Untuk meluruskan informasi dirinya punya proyek di Pemprov Sulsel.

Sebelumnya Andi Sumardi Sulaiman, Kepala Bapenda Sulsel disebut-sebut dalam persidangan terdakwa kasus suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Sulsel, Agung Sucipto.

Sidang lanjutan digelar di ruang Harifin Tumpa Pengadilan Negeri Makassar, Kamis, 24 Juni 2021.

Baca Juga: Ketua PMI Sulsel Minta Mahasiswa Ajak Masyarakat Donor Darah

Jumras dicecar pertanyaan soal hubungannya dengan Agung Sucipto. Karena disebut oleh Gubernur Sulsel non aktif, Nurdin Abdullah pernah meminta fee ke Agung Sucipto.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait