alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wakil Bupati Sangihe Meninggal, Begini Penanganan dalam Pesawat dan Saat Mendarat

Muhammad Yunus Kamis, 10 Juni 2021 | 17:03 WIB

Wakil Bupati Sangihe Meninggal, Begini Penanganan dalam Pesawat dan Saat Mendarat
Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong / [Barta1.com]

Jenazah Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong sudah diterbangkan dari Makassar ke Manado

SuaraSulsel.id - Stake Holder Relation Manager Angkasa Pura 1 Bandara Sultan Hasanuddin, Iwan Risdianto mengatakan, jenazah Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong sudah diterbangkan dari Makassar ke Manado.

"Sekitar jam 2 siang tadi," kata Iwan kepada SuaraSulsel.id, Kamis 10 Juni 2021.

Iwan menjelaskan, saat korban tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, petugas bandara hanya membantu proses evakuasi dari dalam pesawat menuju rumah sakit.

Saat tiba di Makassar, almarhum langsung ditangani oleh petugas kesehatan bandara. Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Daya Makassar.

Baca Juga: Langgar Protokol Kesehatan di Sulawesi Utara Dipenjara 3 Hari

"Soal penyakit kita tidak tahu. Itu Wewenang Kantor Kesehatan Pelabuhan dan dokter di rumah sakit," kata Iwan.

Mengutip Barta1.com -- jaringan Suara.com, Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong dikenal sosok sederhana dan merakyat. Almarhum meninggal di dalam Pesawat Rabu 9 Juni 2021.

Sekretaris Daerah Kepulauan Sangihe, Harry Wolf, mengatakan jenazah Helmud Hontong akan diterbangkan dari Makassar ke Manado. Kemudian dibawa langsung ke Sangihe.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pelaksanaan operasional serta penanganan penumpang bernama Helmud Hontong sudah sesuai standar prosedur.

Kepada SuaraSulsel.id, Lion Air penerbangan JT-740 dipersiapkan secara baik. Semua penumpang serta awak pesawat sudah menjalani pemeriksaan kesehatan Covid-19 dan dinyatakan negatif sebelum masuk ke pesawat udara.

Baca Juga: Pekerja di Sulawesi Utara Didominasi Lulusan SD

Ketika berada di terminal keberangkatan surat hasil uji kesehatan sudah diverifikasi petugas medis dari lembaga yang berwenang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait