Arsyad mengatakan bahwa ada 40 meter persawahan warga yang sekarang ini ditumbuhi oleh Tonjong atau ditumbuhi bunga lotus/teratai. Warga pun kerap mengeluh dengan kondisi itu.
"Untuk sekarang memang ada sekitar 3 hektare sawah yang jadi korban menjalarnya akar Tonjong itu tetapi tidak menutup kemungkinan akan menjalar ke sawah lain. Karena itu saya sedang berupaya untuk berkordinasi dengan pemerintah," tutur Arsyad.
Ia menambahkan, panjang tembok penahan yang harus dibangun itu kurang lebih 274 meter untuk mencegah menjalarnya akar Tonjong.
Arsyad juga mengaku bahwa dulu memang ada pembatas lama yang panjangnya 40 meter. Pembatas itu berupa kayu yang dibuat orang tua dulu. Tetapi rupanya tidak bisa menghalang jalarnya akar Tonjong.
Baca Juga:Pergerakan Tanah, Belasan Hektare Persawahan Sukaresmi-Cianjur Gagal Panen
"Biasanya kalau akar Tonjong itu sudah menjalar warga langsung membabat tetapi akar Tonjong itu tumbuh lagi di kemudian hari. Nah ini yang menjadi persoalan kita bersama," ungkap Arsyad.
Ia pun turut prihatin dengan kondisi yang dialami warga tersebut. Ke depan pihaknya akan berupaya agar pembangunan tembok pembatas tersebut segera diwujudkan.