Olahan Ikan Khas Suku Kajang Ini Disukai Hingga Malaysia

Olahan ikan khas Suku Kajang disebut Juku Tasa

Muhammad Yunus
Sabtu, 08 Mei 2021 | 15:57 WIB
Olahan Ikan Khas Suku Kajang Ini Disukai Hingga Malaysia
Olahan ikan khas Suku Kajang, Juku Tasa / [KabarMakassar.com]

SuaraSulsel.id - Warga Bulukumba di sekitar pelelangan ikan Kassi, memiliki keterampilan mebuat olahan ikan. Khas suku Kajang.

Masakan ikan khas itu disebut Juku' Tasa', dalam bahasa Makassar dikenal dengan nama Pallu Ce'la, dalam bahasa bugis dikenal Lajang Tase' yang dalam bahasa Indonesia ikan masak asin atau ikan masak kunyit.

Bahan dari masakan ikan ini sangat sederhana yakni kunyit, garam, air, dan ikan. Semua jenis ikan yang ada di pasar sebetulnya bisa, namun hanya ada dua jenis ikan yang direkomendasikan yakni cakalang dan layang.

Cara buatnya pun sangat sederhana, cukup mamasukkan ikan dengan cara disusun ke loyang aluminium lalu ditabutri garam dan kunyit, diberi air secukupnya lalu dimasak hingga matang.

Baca Juga:Herman Begal Pengendara Perempuan di Jalan Raya, Korban Ternyata Istrinya

Hal tersebut dijelaskan oleh salah seorang warga Kassi, Tati (40 tahun). Dia menjelaskan sembari mempraktikkan cara pembuatannya.

"Di sini saya membuat ikan ini sekisar 20 tahun silam bersama suami. Sebetulnya semua orang bisa memasak ikan ini, tetapi banyak konsumen menilai jika masakan juku' tasa' dari sini memiliki ciri khas. Rasanya dari sini jauh lebih enak," katanya kepada KabarMakassar.com -- jaringan Suara.com

Juku' Tasa atau Pallu Ce'la ini memiliki pasar yang sangat luas, bukan hanya di daerah Kajang atau Bulukumba. Namun hingga keluar pulau. Tati mengaku dirinya memasarkan produk Juku' Tasa'nya ke pengecer di Pasar Malino, Kabupaten Gowa.

Sedangkan produsen Juku' Tasa' lainnya dipasarkan di wilayah seperti Sinjai, Bantaeng, Selayar bahkan ada yang dikirim ke provinsi lain.

"Kita dibagi wilayah penjualan, saya khusus jual di daerah Malino, supaya tidak saling berselisih, pembuat ikan lainnya juga mengambil wilayah lain. Bahkan ada langganan kami sengaja membeli banyak lalu dikirim ke daerah Jawa bahkan di Malaysia jika ada keluarganya yang memesan ikan ini di sana," tambahnya.

Baca Juga:Mulai 6 Mei 2021, Penyeberangan Penumpang Rute Bulukumba - Selayar Stop

Untuk harganya sendiri, menurut Naima tergantung pasaran harga ikan yang berlaku, namun dalam satu loyang dengan berisi 70 sampai 75 ekor dapat dijual dengan harga Rp350 ribu hingga Rp400 ribu. Pedagang eceran biasanya menjual Rp20 ribu per tiga ekornya.

Rasanya yang asin membuat ikan ini sangat nikmat disantap saat sahur apa lagi jika dimakan bersama racca magga, atau perasan jeruk.

Jadi anda yang ingin menikmati masakan ikan khas dari Kajang ini, anda bisa mengunjungi pasar-pasar tradisional yang ada di Bulukumba atau langsung berkunjung ke pusatnya di Kassi', Kecamatan Kajang Bulukumba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak