alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Saat Berkunjung ke Dataran Tinggi Ini, Ternyata Ada Kampung Mualaf

Muhammad Yunus Sabtu, 17 April 2021 | 18:12 WIB

Saat Berkunjung ke Dataran Tinggi Ini, Ternyata Ada Kampung Mualaf
Kampung Mualaf Darussalam di Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang / [KabarMakassar.com]

Sebelum memeluk Islam, warga menganut kepercayaan animisme

SuaraSulsel.id - Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan memiliki daerah dataran tinggi. Saat berkunjung daerah tersebut, ternyata ada perkampungan yang dibangun oleh masyarakat yang baru memeluk agama Islam.

Oleh warga, kampung tersebut dijuluki Kampung Mualaf. Karena sebelum memeluk Islam, warga menganut ajaran animisme.

Kampung ini diresmikan sekitar Februari 2019. Lokasinya berada tepat di wilayah dataran tinggi Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang. Diberi nama Kampung Mualaf Darussalam.

Kampung ini awalnya dihuni oleh masyarakat muslim atau mualaf yang jumlahnya enam orang. Kini bertambah menjadi sekitar 30 orang. Dengan jumlah 20 rumah sudah terbangun.

Baca Juga: Profil Tere, Mualaf Karena Mimpi Terbujur Kaku Dalam Gelap

Sebelum memeluk agama islam rara-rata warga menganut kepercayaan animisme atau Aluk Todolo yang berasal dari suku Toraja Kuno. Sebagian besar berasal dari Dusun Makula, Desa Mesakada, Kecamatan Lembang. Mereka bekerja sebagai buruh tani.

Untuk sampai ke Kampung Mualaf, pengunjung harus menempuh jalur yang cukup sulit. Karena jalan rusak dan berbatu. Jika musim kemarau berdebu dan jika hujan akan berlumpur.

Dari Kabupaten Pinrang, membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk sampai ke Kecamatan Lembang. Selanjutnya dari kecamatan ke Kamopung Mualaf Dusun Makula, butuh sekitar satu jam perjalanan.

Dari pentauan dan informasi yang dihimpun KabarMakassar.com -- jaringan Suara.com, kini masyarakat setempat sedang membangun asrama putri dan asrama putra. Sumber dana pembangunan asrama berasal dari sumbangan dan donatur asal lembaga swasta, komunitas dan lainnya.

Tokoh masyarakat atau inisiator pendiri Kampung Mualaf Darussalam, Guntur (51 tahun) mengatakan, Kampung Mualaf ia rintis bersama lima orang keluarganya.

Baca Juga: Bongkar Alasan Tere Jadi Mualaf: Saya Mimpi Terbujur Kaku Dalam Gelap

Diperuntukan khusus mualaf atau orang yang baru memeluk agama Islam. Pembangunan dan pembebasan lahan Kampung Mualaf berasal dari sumbangan berbagai pihak.

Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, mari kita ringankan beban saudara sesama yang kesusahan. Berbagi sambil menambah amalan lewat sedekah makanan bersama Suara.com di laman Indonesia Dermawan. Untuk langsung meng-input jumlah sedekah silakan KLIK DI SINI!

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait