"Tidak ada permasalahan lain. Saya tidak mabuk, cuma waktu itu sudah makan terus rewel ini anak. Iya bukan cuma saya yang pukul. Dipukul juga sama mamanya. Pakai tangan saja," tambah Raikhan.
Raikhan mengaku hingga kini dirinya masih menenangkan diri. Untuk dapat menyelesaikan persoalan kasus dugaan penganiayaan balita yang dilaporkan ST ke polisi.
"Ini juga saya pusing karena sudah beredar beritanya. Saya masih tenangkan diri dulu untuk bertemu orang tuanya," katanya.
Kepala Seksi Humas Polsek Panakukkang Brigadir Polisi Ahmad Halim mengemukakan untuk dugaan sementara, Raikhan diduga tega menganiaya GY lantaran kesal mendengar suara tangisan korban.
Baca Juga:Memanas ! Komunitas Danny-Fatma Ancam Kepung Kantor Gubernur Sulsel
"Pelaku kesal dengar suara tangisan korban," ujar Halim.
Halim menerangkan bahwa pelaku yang menganiaya GY memang adalah kekasih ibu korban, yang selama ini telah tinggal bersama-sama. Meski belum menikah.
"Pelaku pacar ibu korban tapi dia sudah tinggal serumah. Janda ibunya," katanya.
Akibat kejadian itu, korban pun mengalami luka di sekujur tubuhnya. Dan kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Lumayan parah lukanya. Lebam di pipi, bibir, dada, mulut, dan jari," katanya.
Baca Juga:Tim Transisi Sebut Ini Penyebab Banjir di Kota Makassar, Berikut Solusinya
Hingga saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.