alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tegas Ke Pelanggar Protokol Kesehatan, Satpam Bank BRI Dipuji Netizen

Muhammad Yunus Jum'at, 29 Januari 2021 | 09:38 WIB

Tegas Ke Pelanggar Protokol Kesehatan, Satpam Bank BRI Dipuji Netizen
Satpam BRI KCP Makassar Sentral melarang warga masuk bank jika tidak memakai masker / [Foto Istimewa]

Sikap tegas Satpam BRI KCP Makassar Sentral terhadap pengunjung yang tidak disiplin protokol kesehatan mendapat pujian warganet

Satpam yang mengenakan masker dan pelindung wajah kemudian mencoba mengingatkan supaya pria itu mengenakan masker sebelum masuk ke ATM. Hal tersebut sesuai dengan prosedur penanganan Covid-19 yang dianjurkan pemerintah.

"Bapak baca dulu ini," ujar satpam itu sambil menunjuk poster protokoler kesehatan yang terpajang.

Namun, Abdul Rahman menolak. Alasannya lupa dan hanya sebentar saja. Ia pun mengaku didorong sehingga tidak terima dengan perlakuan Satpam.

"Itu suatu pelanggaran itu saudaraku. LSM dan wartawan di instansi mana pun tidak ada yang bisa menghalangi wartawan atau LSM. Jangan begitu, masa pimpinan kami dikasih begitu," ujar pria dalam video.

Baca Juga: Curhat Tak Makan Mi Instan 3 Tahun, Alasan Gadis Ini Bikin Warganet Heboh

Abdul Rahman bahkan meminta agar Satpam itu membuka rekaman CCTV. Sebagai bukti ia didorong. Namun tetap dihalangi oleh Satpam.

Pria lain yang diduga Anggota LSM yang memakai masker pun menyerobot masuk ke ruangan untuk melihat CCTV. Mereka juga mencari pimpinan Bank, tetapi tidak berada di tempat.

"Dimana pimpinannya? Kapan datang? Telpon dulu suruh datang," ujarnya lagi ke pegawai bank lain.

Seorang warga kemudian berusaha melerai. Namun Abdul Rahman dan anggotanya tetap masuk ke bank tanpa menggunakan masker.

"Bukanji orang penyakit semua di sini anu. Dari ji kita semua diperiksa," kilah perekam video saat satpam mengingatkan lagi agar tetap memakai masker.

Baca Juga: Viral Eiger Protes Review Youtuber Gara-gara Hal Sepele, Publik Kecewa

Salah satu pegawai Bank, Andi Azwar mengklarifikasi kejadian tersebut. Ia mengatakan bapak yang viral di video tersebut tidak terima ditegur karena buru-buru dan butuh dana. Satpam kemudian mengarahkan untuk memakai masker terlebih dahulu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait