alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terekam Kamera Bagi-bagi Uang, Pengacara Ini Dilaporkan ke Bawaslu

Muhammad Yunus Senin, 14 Desember 2020 | 06:20 WIB

Terekam Kamera Bagi-bagi Uang, Pengacara Ini Dilaporkan ke Bawaslu
Pengacara Yusuf Gunco dilaporkan ke Bawaslu Makassar karena diduga membagi-bagikan uang pada hari pemilihan / [Foto: Istimewa]

Beredar video diduga membagi-bagikan uang kepada warga agar memilih salah satu pasangan calon

SuaraSulsel.id - Seorang pengacara di Kota Makassar dilaporkan oleh Tim Kuasa Hukum Pasangan Calon Mohammad Ramdhan Pomanto - Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma).

Setelah beredar video diduga membagi-bagikan uang kepada warga agar memilih salah satu pasangan calon. Saat Pilkada Makassar, 9 Desember 2020

Kuasa Hukum Danny-Fatma Beni Iskandar mengatakan, pengacara yang dilaporkan bernama Yusuf Gunco.

Laporan tersebut dilayangkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Makassar terkait dugaan praktik politik uang. Membagi-bagikan uang kepada warga pada hari pemilihan. Sebelum ke TPS.

Baca Juga: Perempuan Korban Perdagangan Manusia Ditampung Dekat Bandara Makassar

"Kami telah melakukan upaya hukum dengan melaporkan ke Bawaslu Makassar. Ini bukti laporannya," kata Beni sambil memperlihatkan bukti laporannya, Minggu (13/12/2020).

Menurut Beni, dugaan praktik politik uang baru diketahui setelah videonya tersebar di media sosial.

Beni meminta Bawaslu Makassar selaku pihak penyelenggara untuk menindaklanjuti laporan politik uang tersebut. Sesuai ketentuan undang-undang Pilkada pada pasal 187 a ayat 1 dan 2 terkait politik uang.

"Kami dari Tim Hukum Pasangan Calon ADAMA, pada tanggal 9 Desember 2020 menemukan seorang oknum berinisial YG. Kita ketahui timses Pasangan Calon 02 (Appi-Rahman)," kata dia.

"Dalam video telah kami temukan bukti-bukti dan saksi-saksi yang memperlihatkan telah terjadi politik uang," tambah Beni.

Baca Juga: Kisah Perempuan 17 Tahun di Makassar Nyaris Jadi Korban Perdagangan Manusia

Video dugan politik uang yang dilakukan Yusuf Gunco itu, kata Beni, direkam oleh warga Kota Makassar.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait