- Seorang wanita (SM) dari Jakarta melapor mengalami kekerasan seksual di Makassar oleh pria (MFU) yang dikenalnya daring, dan MFU telah menjadi tersangka.
- Setelah laporan kekerasan seksual diproses, SM justru dilaporkan balik oleh istri MFU atas dugaan perzinahan pada Maret 2026.
- Penyidik harus mencermati konstruksi hukum kontradiktif antara laporan TPKS korban dan laporan perzinahan dari istri terduga pelaku.
SuaraSulsel.id - Seorang wanita asal Jakarta berinisial SM mengaku menjadi korban kekerasan seksual saat berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Namun, setelah melaporkan kejadian tersebut ke polisi, ia justru dilaporkan balik oleh istri terduga pelaku atas dugaan perzinahan.
Kasus ini bermula dari perkenalan SM dengan seorang pria berinisial MFU melalui media sosial pada Maret 2025.
Kepada SM, pria yang diketahui tinggal di Makassar itu mengaku masih lajang dan belum pernah berkeluarga.
Seiring waktu, komunikasi keduanya semakin intens. SM kemudian memberi tahu MFU bahwa ia akan datang ke Makassar karena urusan pekerjaan.
Saat tiba di Makassar pada 26 Juni 2025, SM dijemput oleh MFU di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Setelah itu, ia diarahkan menuju sebuah penginapan di Jalan Pengayoman, Kota Makassar.
SM mengaku baru mengetahui bahwa MFU telah memesan kamar hotel sebelumnya tanpa sepengetahuannya.
Meski merasa tidak nyaman, ia akhirnya mengikuti rencana tersebut karena tidak enak hati.
Baca Juga: Pria di Gowa Tega Cabuli Mertua Sendiri Jelang Sahur, Naik ke Atap Rumah Saat Ditangkap
Di tempat itulah, kata SM, peristiwa kekerasan seksual terjadi.
Ia mengungkapkan MFU terus membujuk dan merayunya untuk melakukan hubungan intim dengan janji akan menikahinya.
Namun, SM mengaku telah berulang kali menolak permintaan tersebut.
"Namun, ia menyetubuhi saya secara paksa, saya tidak berdaya dengan posisi badan saya ditindih dan tangan dipegang. Satu tangannya membekap mulut saya," katanya.
SM menyebut peristiwa serupa bahkan terjadi hingga dua kali. Dalam setiap kesempatan, pelaku kembali membujuk korban dengan dalih akan menikahinya.
Setelah kejadian tersebut, SM mengaku mengalami trauma dan tidak segera melaporkan peristiwa yang dialaminya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya