SuaraSulsel.id - Tim SAR berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah seorang remaja pria bernama Faiz usai 13 tahun yang sebelumnya tenggelam.
Hingga dinyatakan hilang saat memancing ikan bersama rekannya pada Minggu 18 Februari 2024 di Sungai Tabo-Tabo, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
"Korban sudah ditemukan di kedalaman antara tiga sampai empat meter di sekitar lokasi tenggelamnya. Jenazah korban lalu dibawa ke rumah duka untuk dilanjutkan proses pemakaman," kata Kepala Kantor Basarnas Makassar Mexianus Bekabel, Senin 20 Februari 2024.
Pencarian Faiz dilakukan dengan membagi 3 tim SAR Gabungan dikomandoi oleh Basarnas Makassar.
Tim pertama bertugas menyisir sungai dengan berjalan kaki sejauh tiga kilometer, tim kedua melakukan penyelaman di lokasi kejadian, dan tim ke tiga menggunakan dua perahu karet dan dua perahu rafting.
Ketiga tim gabungan tersebut yang dibentuk untuk pencarian dengan bekerja maksimal, profesionalisme dan kerja sama yang baik antara Basarnas Makassar dan seluruh unsur SAR yang terlibat sehingga menunjang keberhasilan operasi.
"Dengan ditemukannya korban yang kita cari, maka Operasi SAR dinyatakan ditutup, kami ucapkan banyak terima kasih untuk seluruh instansi dan organisasi berpotensi SAR yang terlibat," papar Mexianus.
Sebelumnya, dari keterangan rekannya, korban saat itu berada di sungai setempat. Namun pada pukul 13.30 wita Minggu (18/2), saat korban berenang menyeberangi sungai untuk melihat pancingannya, korban tiba-tiba kelelahan lalu tenggelam.
Setelah menerima informasi adanya kejadian remaja tenggelam kemudian dinyatakan hilang, Basarnas segera menerjunkan tim rescue untuk melakukan pencarian. Pencarian sempat dihentikan sementara karena menjelang malam dan kondisi medan sudah gelap.
Di hari kedua pencarian, korban akhirnya ditemukan oleh penyelam pada kedalaman antara tiga sampai empat meter di lokasi tempat tenggelamnya korban Faiz. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Beredar Surat 'Bebas' Kasat Narkoba Toraja Utara, Propam Polda Sulsel Buka Suara
-
Perempuan di Makassar Bakar Diri atau Dibakar? Ini Jawaban Kapolsek Manggala
-
Tragedi di Makassar: Kekasih Diduga Siram Bensin, Perempuan Ini Kritis Akibat Luka Bakar
-
Wali Kota Khawatir Generasi Muda Mulai Malu Pakai Bahasa Makassar
-
Komnas HAM Desak Polri Stop Kultur Kekerasan di Asrama