- Polda Sulawesi Selatan menangkap 176 pelaku kejahatan jalanan selama Mei 2026 melalui program penegakan hukum bernama GeBuk.
- Kapolda Sulsel memerintahkan tindakan tegas terukur terhadap pelaku kriminalitas jalanan yang membahayakan keamanan serta ketertiban masyarakat umum.
- Polisi menyita ribuan barang bukti senjata tajam serta kendaraan bermotor dari hasil operasi di wilayah Sulawesi Selatan.
SuaraSulsel.id - Sebanyak 176 pelaku kejahatan jalanan yang selama ini meneror warga di Sulawesi Selatan berhasil ditangkap polisi dalam operasi besar-besaran sepanjang Mei 2026.
Di tengah maraknya aksi geng motor dan kriminalitas jalanan yang membuat masyarakat resah, Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro bahkan memerintahkan jajarannya untuk tidak segan melakukan tindakan tegas terukur hingga tembak di tempat terhadap pelaku yang membahayakan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Djuhandhani saat merilis hasil pengungkapan kasus kejahatan jalanan di Mapolrestabes Makassar, Selasa, 26 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung adanya dugaan kepentingan politik di balik maraknya aksi geng motor dan teror jalanan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di Sulsel.
Menurut Djuhandhani, informasi tersebut masih bersifat intelijen sehingga belum bisa dipaparkan secara rinci. Namun, ia menilai situasi tersebut menjadi peringatan serius bagi aparat kepolisian.
"Ada beberapa kelompok atau organisasi masyarakat yang memiliki tujuan untuk kepentingan politik tertentu. Karena ini masih informasi intelijen, perlu kami sampaikan, tapi ini sebuah warning bagi kepolisian," ujarnya.
Mantan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri itu mengatakan, peningkatan aksi kriminal jalanan menjadi perhatian serius Polda Sulsel.
Karena itu, seluruh jajaran Polres diinstruksikan meningkatkan pengamanan dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing.
Djuhandhani juga memperkenalkan program GeBuk atau Gerakan Penegakan Hukum terhadap pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan masyarakat.
Baca Juga: Sabu Rp2,7 Miliar Lolos Tiga Bandara Besar, Keamanan Bandara Indonesia Disorot
Program tersebut disebut menjadi langkah tegas kepolisian dalam merespons keresahan warga akibat maraknya aksi geng motor, pencurian dengan kekerasan, hingga penyerangan menggunakan busur panah.
"Manakala didapatkan membuat situasi yang tidak kondusif di wilayah hukum Polda Sulsel, gebuk, tangkap, dan lakukan penegakan hukum," tegasnya.
Data Polda Sulsel mencatat, sepanjang Mei 2026 terdapat 148 laporan polisi terkait kejahatan jalanan yang ditangani. Dari laporan tersebut, polisi berhasil menangkap 176 pelaku.
Jumlah tersangka terbanyak ditangani Satreskrim Polrestabes Makassar dengan total 73 orang tersangka.
Polisi menilai Makassar masih menjadi wilayah dengan tingkat kriminalitas jalanan paling tinggi di Sulawesi Selatan.
Dari total laporan polisi yang ditangani, sebanyak 18 kasus telah memasuki tahap dua atau P21. Kemudian 14 laporan masih berada pada tahap pertama di kejaksaan, sementara 126 laporan lainnya masih dalam proses pemberkasan perkara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Lukisan Cadas Tertua di Muna Diusulkan Jadi Ikon Museum Sulawesi Tenggara
-
Lebih 50 Ribu Warga Makassar Mulai Terdampak Kekeringan
-
Selvi Ananda Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Anti Mager Sulsel
-
Jukir di Makassar Pukul Pengendara Karena Cuma Bayar Parkir Rp2.000
-
Andi Sudirman: HUT Dekranas ke-46 dan HKG ke-54 Momentum Promosi UMKM Sulsel