- Gubernur Sulawesi Selatan memaparkan perkembangan proyek infrastruktur jalan tahun anggaran 2025–2027 dengan total nilai Rp430 miliar.
- Pembangunan ruas Batas Gowa–Tondong Sinjai sepanjang 49,82 kilometer telah mencapai progres pengerjaan sebesar 12,74 persen per 17 Mei 2026.
- Pemerintah daerah menargetkan penyelesaian pembangunan jalan guna meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar distribusi logistik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membeberkan perkembangan terbaru pembangunan infrastruktur jalan yang masuk dalam program Multiyears Project (MYP) 2025–2027.
Salah satu proyek yang saat ini terus dikerjakan yakni Paket 1 pembangunan jalan dengan nilai anggaran mencapai Rp430 miliar.
Paket tersebut mencakup 14 ruas jalan yang tersebar di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan.
Andi Sudirman menjelaskan, hingga 17 Mei 2026, progres pembangunan pada Ruas Batas Gowa–Tondong Sinjai menunjukkan perkembangan positif.
Persentase pengerjaan proyek itu disebut telah menyentuh angka 12,74 persen.
“Pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan terus berjalan. Untuk Ruas Batas Gowa–Tondong Sinjai, progres pengerjaannya saat ini sudah mencapai 12,74 persen,” ujar Andi Sudirman.
Pemerintah Provinsi Sulsel menargetkan ruas jalan tersebut dibangun sepanjang 49,82 kilometer guna mendukung konektivitas antarwilayah.
Ia pun meminta masyarakat untuk mendukung proses pembangunan yang sementara berlangsung.
Menurutnya, proyek infrastruktur membutuhkan tahapan dan waktu pengerjaan agar hasil yang diperoleh dapat bertahan lama dan memberikan manfaat optimal.
Baca Juga: Dituding Tak Objektif, Pemprov Sulsel Siap Buka-bukaan Seleksi Paskibraka Nasional
Andi Sudirman menegaskan pihaknya terus mengawal percepatan proyek tersebut agar segera selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran mobilitas barang dan jasa.
“Harapan kita, akses transportasi semakin baik sehingga distribusi logistik lebih lancar dan aktivitas ekonomi masyarakat ikut tumbuh,” katanya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antar daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.
“Semoga pembangunan ini memberi manfaat luas bagi masyarakat dan mendukung Sulawesi Selatan yang lebih maju,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Gara-gara Asap, 1.070 Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Gagal Terbang
-
Uang Melayang Setengah Miliar Lebih, Janji Lulus Kedokteran Unhas Ternyata Cuma Tipu-tipu
-
Mantan Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa Resmi Masuk Penjara 3 Tahun
-
Penimbunan BBM di Bulukumba Diduga Libatkan Anggota Polri
-
Bahtiar Baharuddin Bantah Cawe-cawe Proyek Bibit Nanas Rp52,4 Miliar