- Pria inisial JL membunuh rekannya sesama penjual ikan berinisial SL di Desa Pannyangkalang, Gowa, pada Senin, 25 Mei.
- Pelaku melakukan penganiayaan sadis menggunakan parang setelah terlibat cekcok mulut dengan korban di lokasi kejadian perkara.
- Polisi telah mengamankan pelaku beserta barang bukti senjata tajam akibat motif dendam pribadi yang sudah lama dipendam.
SuaraSulsel.id - Seorang pria inisial JL (57) akhirnya dibekuk polisi setelah membunuh penjual ikan inisial SL (60) di Desa Pannyangkalang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
"Pelakunya sendiri, sudah kami amankan dan kini sudah berada di Polsek untuk pengamanan lebih lanjut," kata Kapolsek Bajeng AKP Wahab di Gowa, Senin (25/5).
Ia menjelaskan, pelaku merupakan rekan korban dan sama-sama penjual ikan keliling di wilayah setempat.
Awal kejadian, korban sempat dibuntuti pelaku hingga akhirnya bertemu di tempat kejadian perkara (TKP).
Saat bertemu di lokasi tersebut, keduanya terlibat cekcok mulut. Karena pelaku emosi, langsung mengeluarkan senjata tajam menganiaya korban.
Terdapat banyak luka di tubuhnya, pada bagian tubuh, leher bagian belakang, tangan kanan hingga kepala.
"Jadi, korban ini dengan pelaku sama-sama penjual ikan. Korban diduga dibuntuti dari wilayah Bajeng dan terjadi cekcok sebelum kejadian. Pelaku memaranginya sampai meninggal dunia di tempat," tutur Wahab.
Usai menghabisi nyawa rekannya secara sadis, tim Reskrim Polres Bajeng yang tiba di lokasi langsung menangkap pelaku beserta barang bukti senjata tajam jenis parang yang digunakannya.
Dari keterangan diperoleh, motifnya pelaku memang memiliki dendam pribadi dengan korban. Persoalan tersebut sudah lama dan dipendam oleh pelaku.
Baca Juga: Bupati Gowa Digoyang Hak Angket Dugaan Perselingkuhan, Bisakah Berujung Pemakzulan?
Sehingga pada saat bertemu langsung menganiayanya dengan parang berkali-kali.
"Informasinya begitu, memang sebelumnya ada dendam antara pelaku dan korban. Itu persoalan sudah lama," tuturnya.
Sebelumnya, peristiwa penganiayaan sadis hingga menghilangkan nyawa korban tersebut menghebohkan warga sekitar.
Pihak keluarga yang mengetahui kejadian itu langsung ke TKP dan histeris melihat jenazah korban terluka parah.
Kepolisian dari Polsek Bajeng bersama tim Inafis Polres Gowa tiba di lokasi setelah menerima informasi selanjutnya melakukan olah TKP sebagai bahan penyelidikan lanjutan.
Jasad korban yang terluka parah di lokasi selanjutnya dievakuasi tim Dokkes ke Rumah Sakit Bayangkara di Makassar guna keperluan otopsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Lukisan Cadas Tertua di Muna Diusulkan Jadi Ikon Museum Sulawesi Tenggara
-
Lebih 50 Ribu Warga Makassar Mulai Terdampak Kekeringan
-
Selvi Ananda Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Anti Mager Sulsel
-
Jukir di Makassar Pukul Pengendara Karena Cuma Bayar Parkir Rp2.000
-
Andi Sudirman: HUT Dekranas ke-46 dan HKG ke-54 Momentum Promosi UMKM Sulsel