Polisi Jabar Obrak-abrik 'Passobis' di Sulsel, Begini Respons Ustadz Das'ad Latif

Sindikat tersebut menjalankan modus penjualan mobil dengan harga murah melalui media sosial dan beroperasi di Kabupaten Sidenreng Rappang

Muhammad Yunus
Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:25 WIB
Polisi Jabar Obrak-abrik 'Passobis' di Sulsel, Begini Respons Ustadz Das'ad Latif
Ustad Das'ad Latif. [Facebook Drs. H. Syamsuar, MSi]
Baca 10 detik
  • Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap 12 tersangka sindikat penipuan daring penjualan mobil murah di Kabupaten Sidenreng Rappang.
  • Operasi penangkapan tersebut dilakukan pada 12 Agustus 2026 berdasarkan dua laporan polisi dari korban warga Jawa Barat.
  • Para pelaku menggunakan modus penyamaran sebagai anggota TNI dan memanfaatkan media sosial Facebook serta WhatsApp untuk meyakinkan korban.

Untuk membuat calon korban semakin percaya, salah seorang pelaku bahkan mengaku sebagai anggota TNI.

Identitas tersebut digunakan untuk membangun kesan bahwa transaksi yang ditawarkan benar-benar dilakukan oleh orang yang memiliki latar belakang dan pekerjaan resmi.

Pelaku juga mengunggah foto menggunakan pakaian dinas TNI serta sejumlah benda yang seolah-olah merupakan senjata api.

Namun, setelah diperiksa polisi, benda tersebut ternyata hanya mainan dan tidak dapat digunakan untuk menembak.

Baca Juga:Berangkat Dari Kalimantan, Om Basri Siap Hadapi Penyidik Polda Sulsel

"Pelaku ini mengaku sebagai anggota TNI dan menggunakan identitas tersebut untuk meyakinkan korban. Dalam postingannya di media sosial, yang bersangkutan menampilkan baju dinas TNI. Ia juga mem-posting barang bukti yang seakan-akan merupakan senjata api, tetapi setelah kita cek itu murni mainan dan tidak berfungsi untuk melakukan penembakan," ungkap Mujianto.

Disorot karena Polda Jabar Tangkap Passobis di Sidrap

Pengungkapan sindikat tersebut kemudian menjadi perhatian publik di Sulawesi Selatan.

Salah satu yang ikut menyoroti adalah pendakwah Das'ad Latif.

Melalui media sosialnya, Ustadz Das'ad mempertanyakan mengapa pengungkapan pelaku di Sidrap justru dilakukan oleh Polda Jawa Barat.

Baca Juga:Bupati Gowa Diperiksa Kasus Seragam Gratis Rp16 Miliar, Om Basri Belum Tersentuh?

"Kenapa bisa kamase? Magitu sappo?" tulis Das'ad dalam unggahannya.

Ia menilai pengungkapan tersebut menjadi harapan baru setelah aktivitas passobis selama ini kerap meresahkan masyarakat dan bahkan menimbulkan stigma terhadap daerah tertentu di Sulawesi Selatan.

Di sisi lain sejumlah warganet juga mempertanyakan kemungkinan adanya pihak yang memberikan perlindungan kepada para pelaku. Bahkan muncul tudingan di media sosial bahwa jaringan tersebut diduga mendapat back up dari oknum kepolisian.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan penangkapan awal terhadap para pelaku memang dilakukan langsung oleh tim penyidik Polda Jabar berdasarkan hasil penyelidikan mereka.

"Penyidik di sana langsung melakukan penangkapan. Namun, untuk tindak lanjut pembongkaran jaringan pelaku, Polda Sulsel bersama Polda Jabar terus berkoordinasi," kata Didik, Rabu 26 Agustus 2026.

Kata Didik, pengungkapan tersebut menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan passobis yang lebih luas di Sulawesi Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini