Sawah Sidrap Kekurangan Air, Mobil Tangki Dikerahkan

Menurunnya debit air di sejumlah wilayah pertanian yang berpotensi mengganggu masa tanam

Muhammad Yunus
Minggu, 19 Juli 2026 | 13:31 WIB
Sawah Sidrap Kekurangan Air, Mobil Tangki Dikerahkan
Ilustrasi aktivitas pertanian di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan yang sudah diairi dengan bantuan mobil tangki. Menyusul musim kemarau yang sudah mulai melanda [SuaraSulsel.id/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Pemkab Sidrap mengerahkan mobil tangki untuk mengairi sawah terdampak kekeringan demi mempertahankan produktivitas padi nasional pada Juli 2024.
  • Pemerintah mengoptimalkan sistem pompanisasi serta koordinasi lintas pihak untuk mengatasi penurunan debit air di lahan pertanian warga.
  • Langkah mitigasi kekeringan ini bertujuan mencegah gagal panen dan menjaga stabilitas pasokan beras di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

SuaraSulsel.id - Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menurunkan mobil tangki untuk mengairi sawah yang mulai terdampak musim kemarau, sehingga produksi padi dapat dipertahankan.

"Pengerahan armada tangki air ini untuk memasok kebutuhan air ke areal persawahan yang mengalami kekeringan. Langkah ini dilakukan guna menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional," kata Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif saat dikonfirmasi dari Makassar, Minggu (19/7).

Dia mengatakan penyaluran air dilakukan sebagai respons atas menurunnya debit air di sejumlah wilayah pertanian yang berpotensi mengganggu masa tanam.

Selain mendistribusikan air menggunakan mobil tangki, pemerintah daerah juga mengoptimalkan pompanisasi serta berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pasokan air bagi petani tetap terjaga.

Baca Juga:Lebih 50 Ribu Warga Makassar Mulai Terdampak Kekeringan

Menurut dia, upaya tersebut merupakan bagian dari strategi mitigasi kekeringan yang terus diperkuat Pemkab Sidrap.

Daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional itu berkomitmen menjaga produktivitas sawah di tengah tantangan perubahan iklim dan musim kemarau.

"Pemkab Sidrap akan terus memantau kondisi lahan pertanian dan mempercepat penanganan di lokasi yang terdampak," ujarnya.

Selain bantuan air, Pemkab Sidrap juga mendorong percepatan rehabilitasi jaringan irigasi dan optimalisasi sumber-sumber air agar kebutuhan petani dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Kabupaten Sidrap memiliki luas baku lahan sawah sekitar 52.227 hektare. Dari total tersebut, areal tanam terbagi menjadi sekitar 34.000 hektare sawah irigasi dan sisanya merupakan sawah tadah hujan.

Baca Juga:Berapa Luas Lahan Pertanian yang Masih Tersisa di Kota Makassar?

Dengan penanganan dini areal persawahan tersebut, Pemkab Sidrap berharap langkah cepat tersebut mampu mencegah gagal panen, menjaga keberlangsungan musim tanam, serta mempertahankan kontribusi daerah sebagai salah satu sentra produksi beras di Sulsel dan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini