Baca 10 detik
- Maraknya aksi tembak-tembakan senjata mainan di Makassar selama Ramadan menimbulkan kekhawatiran publik.
- Wali Kota Makassar, meminta penanganan serius karena aktivitas tersebut mengganggu ketertiban umum.
- Aksi melibatkan pelajar sering terjadi saat malam hari, berpotensi melukai dan memicu keresahan warga.
Munafri juga mengungkapkan telah berkoordinasi dengan Kapolrestabes Makassar untuk menangani persoalan tersebut.
Ia berharap kolaborasi antara aparat keamanan dan jajaran pemerintah hingga tingkat RT/RW dapat diperkuat guna meningkatkan pengawasan selama Ramadan.
Selain itu, orang tua diminta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari setelah salat tarawih.
“Peran keluarga sangat penting dalam mencegah anak-anak terlibat dalam permainan yang berisiko tersebut,” tutup Munafri.
Baca Juga:Di Makassar, Senjata Mainan Picu Kericuhan hingga Potensi Perang Antar Kelompok