Ini 5 Alasan 30 Organisasi Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD

Gelombang penolakan terhadap wacana pengembalian pemilihan kepala daerah (Pilkada) ke tangan DPRD terus menguat

Muhammad Yunus
Selasa, 20 Januari 2026 | 13:18 WIB
Ini 5 Alasan 30 Organisasi Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD
Ilustrasi usulan Pilkada kembali ke DPRD. (grafis: Suara.com/Iqbal)
Baca 10 detik
  • 30 Organisasi Masyarakat Sipil Sulsel Kawal Pemilu menolak wacana pengembalian Pilkada ke tangan DPRD.
  • Penolakan muncul karena mekanisme tidak langsung merampas hak kedaulatan rakyat dan membuka transaksi politik.
  • OMS khawatir kepala daerah terpilih akan sibuk melayani elit partai, bukan fokus pada pelayanan publik.

Alih-alih fokus pada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, mereka berpotensi lebih sibuk membayar "utang politik" kepada partai pengusung dan elit yang telah memilih mereka.

4. Ketakutan Akan Kembalinya Era Otoriter

Mekanisme pemilihan tidak langsung dinilai akan memperkuat sentralisasi kekuasaan.

Calon pemimpin daerah akan lebih tunduk pada pimpinan partai di Jakarta daripada mendengarkan aspirasi lokal.

Baca Juga:Viral Penumpang Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Makassar Terekam Main Judol

OMS Sulsel memperingatkan bahwa penyempitan partisipasi rakyat adalah pintu masuk menuju pemerintahan yang otoriter.

5. Biaya Mahal Hanya Dalih, Masalah Ada di Internal Partai

Terkait alasan biaya Pilkada langsung yang mahal, OMS Sulsel menilai itu adalah alasan yang menyesatkan.

Menurut mereka, tingginya biaya politik disebabkan oleh praktik internal partai seperti mahar politik dan politik uang.

"Kalau biaya politik mahal, kenapa rakyat yang harus dikorbankan? Seharusnya partai yang berbenah," tegas Samsang.

Baca Juga:Zainal Arifin Mockhtar Jadi Guru Besar UGM, Jusuf Kalla: Kritik Bagian dari Demokrasi

Siapa saja yang menolak? Koalisi ini tidak main-main. Sebanyak 30 organisasi ini terdiri dari berbagai latar belakang.

Mulai dari aktivis anti-korupsi, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), organisasi pers, perhimpunan advokat, hingga organisasi disabilitas di Sulawesi Selatan.

Mereka pun menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mengawal kedaulatan rakyat. "Kami tidak akan diam. Kedaulatan rakyat bukan untuk ditawar!".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini