Lahan Digugat, Pemprov Sulsel Tetap Lanjut Bangun Stadion Sudiang Rp637 Miliar

Rencana pembangunan Stadion Sudiang sebagai markas besar PSM Makassar dibayang-bayangi gugatan lahan

Muhammad Yunus
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:56 WIB
Lahan Digugat, Pemprov Sulsel Tetap Lanjut Bangun Stadion Sudiang Rp637 Miliar
Penampakan DED Stadion Sudiang Makassar yang akan menelan anggaran Rp645 Miliar [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pembangunan Stadion Sudiang menghadapi empat gugatan kepemilikan lahan, tetapi Pemprov Sulsel tetap optimistis proyek berjalan.
  • Kementerian PU menetapkan PT Waskita Karya sebagai pemenang tender pembangunan stadion senilai Rp637,15 miliar pada 19 Desember 2025.
  • Stadion ini direncanakan berkapasitas 27.000 penonton, didanai multiyears, dan diharapkan menjadi markas baru PSM Makassar.

Bagi Pemprov Sulsel, penetapan pemenang tender ini menjadi sinyal kuat bahwa proyek Stadion Sudiang tetap berjalan sesuai rencana, meski masih diiringi proses hukum di belakang layar.

Herwin menyebut, pemerintah tidak melihat adanya hambatan hukum yang dapat menggagalkan proyek tersebut.

PT Waskita Karya, BUMN yang beralamat di Jalan MT Haryono Kavling 10, Cawang, Jakarta Timur dipercaya menjadi kontraktor utama proyek stadion bernilai ratusan miliar rupiah tersebut.

Sementara itu urusan peletakan batu pertama sepenuhnya diserahkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum sebagai penanggung jawab utama proyek.

Baca Juga:Pemprov Sulsel Selamatkan Aset Ratusan Miliar di Manggala, Drama 20 Tahun Berakhir!

Rekam jejak Waskita Karya dalam pembangunan infrastruktur olahraga menjadi salah satu pertimbangan utama.

Perusahaan ini sebelumnya menggarap renovasi Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan nilai kontrak sekitar Rp332 miliar.

Renovasi Stadion Kanjuruhan dilakukan setelah evaluasi teknis Kementerian PUPR menemukan bahwa stadion tersebut belum memenuhi standar bangunan gedung dan belum memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Stadion itu berdiri di atas lahan 21,5 hektare dengan luas bangunan 3,4 hektare, dan setelah renovasi dirancang menampung 21.734 penonton.

Pengalaman tersebut memperkuat kepercayaan pemerintah pusat dan daerah kepada Waskita Karya untuk mengerjakan Stadion Sudiang.

Baca Juga:Jalanan Sidrap Kini Mulus, Warga: Dulu Sering Jatuh, Sekarang Senyum Terus

Dalam proses tender, Waskita Karya mengungguli lima perusahaan besar lainnya, yakni PT Sinar Cerah Sempurna, PT Pembangunan Perumahan, PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung, dan PT Nindya Karya.

Total anggaran pembangunan Stadion Sudiang mencapai Rp674,9 miliar dan dialokasikan secara multiyears. Pada 2025, anggaran yang disiapkan sebesar Rp96 miliar, kemudian Rp454,9 miliar pada 2026, dan sisanya Rp123,9 miliar pada 2027.

Pemprov Sulsel sendiri telah menyiapkan lahan seluas 15 hektare untuk proyek ini. Sekitar 7 hektare digunakan untuk bangunan utama stadion, sementara sisanya diperuntukkan bagi area parkir, fasilitas komersial, dan infrastruktur penunjang.

Stadion Sudiang dirancang berkapasitas sekitar 27 ribu penonton dengan konsep single seat di seluruh tribun, mengikuti standar stadion modern dan internasional.

Bagi PSM Makassar, stadion ini diproyeksikan menjadi rumah baru Juku Eja sekaligus menjawab kebutuhan akan stadion representatif. Di sisi lain, pemerintah menilai Stadion Sudiang akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Kota Makassar.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini