Nelayan Indonesia Berpeluang Kerja di Luar Negeri, Ini Negara Tujuannya!

Bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia

Muhammad Yunus
Kamis, 25 September 2025 | 12:58 WIB
Nelayan Indonesia Berpeluang Kerja di Luar Negeri, Ini Negara Tujuannya!
Ilustrasi : nelayan membongkar hasil tangkapan di Pelabuhan Perikanan Samudera Koetaradja, Desa Lampulo, Banda Aceh, Aceh [Suara.com/Antara]
Baca 10 detik
  • Nelayan dan pelaut memiliki peluang besar mengisi kebutuhan tenaga kerja di berbagai negara
  • permintaan tenaga pelaut dan sektor perikanan di sejumlah negara masih sangat tinggi
  • Negara tujuan tradisional PMI adalah Malaysia, Hong Kong, dan Taiwan

SuaraSulsel.id - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menyebut jika nelayan atau pelaut di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mempunyai peluang yang besar.

Untuk bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Hal ini diungkap Direktur Layanan Pengaduan, Mediasi, dan Advokasi PMI pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum KP2MI Mangiring Hasolan Sinaga saat ditemui di Kendari.

Dia mengatakan bahwa mereka yang berprofesi sebagai nelayan dan pelaut di Bumi Anoa ini memiliki peluang besar untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja di berbagai negara.

Baca Juga:Inisiatif Nelayan Selamatkan Laut: Model Konservasi Ini Bisa Jadi Contoh Nasional

Menurutnya, kemampuan nelayan di Sultra yang dikenal tangguh di laut dapat menjadi modal kuat dalam skema penempatan PMI secara resmi.

Terlebih lagi saat ini permintaan tenaga pelaut dan sektor perikanan di sejumlah negara masih sangat tinggi.

“Sulawesi Tenggara ini punya potensi luar biasa dari sisi pelautnya. Mereka bisa mengisi kekosongan peluang kerja yang ada di beberapa negara,” kata Mangiring Hasolan saat menghadiri Rapat Sinergitas Pencegahan PMI Non Prosedural dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kendari, mengutip Antara Kamis 25 September 2025.

Dia menyebutkan jika selama ini negara tujuan tradisional PMI adalah Malaysia, Hong Kong, dan Taiwan.

Namun ke depan, peluang penempatan juga terbuka di Eropa, Amerika, hingga Asia Pasifik.

Baca Juga:Cara Nelayan di Kota Makassar Lindungi Gurita dan Ikan Kerapu

"Jepang bahkan membuka jalur khusus lewat skema specific skill worker dengan syarat penguasaan bahasa Jepang minimal N4," ujarnya.

Mangiring Hasolan menjelaskan pihaknya mengimbau agar potensi tersebut tidak dimanfaatkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Para calon pekerja migran, termasuk nelayan juga diminta untuk selalu memastikan keberangkatan melalui prosedur resmi.

“Jangan mudah tergiur iming-iming gaji besar dari oknum yang tidak jelas izinnya. Periksa dulu ke dinas tenaga kerja atau BP3MI,” jelas Mangiring Hasolan.

Ia berharap dengan keterampilan dan jalur yang benar, nelayan Sultra tidak hanya aman dari praktik perdagangan orang, tetapi juga bisa menjadi tenaga kerja unggulan yang berdaya saing di pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini