"Namanya cari nafkah, ya dikerjakan dengan ikhlas," ujarnya.
Selama menjadi sopir saat arus mudik ini Syatir mengaku banyak mendapatkan pengalaman suka dan duka. Terlebih di momen ramadan dan idulfitri, siang malam waktunya habis di jalan.
Aksi Syatir pun mendapat pujian dari warganet. Bahkan banyak yang mengaku menangis terharu dengan kedermawanan sopir bus itu.
"Menetes air mata saya melihat kebaikanmu pak," tulis akun Raka Bengkulu.
Baca Juga:Sunnah-sunnah Sebelum Salat Idulfitri, Bikin Sempurna Hari Kemenangan
"Dermawan yang sesungguhnya. Sulit untuk menyaingi sifat seperti ini, bangga kepada orang tua yang sudah berhasil mendidik sang sopir," komentar akun lainnya.
"Saya terharu melihatnya. Sehat selalu dan dimudahkan urusannya untuk pak sopir yang budiman dan keluarganya," tulis akun lain.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing