“Yang berkelahi bukan fotografer resmi yang terdaftar di panitia wisuda,” ungkapnya.
Ketua UPT Keamanan Kampus UNM Dahlan mengatakan, insiden perkelahian itu terjadi setelah proses wisuda selesai digelar.
Dahlan mengungkapkan, berdasarkan informasi dua fotografer yang berkelahi saling menyimpan dendam. Sebelumnya mereka juga sempat terlibat cekcok di acara wisuda yang digelar di Hotel Claro.
“Yang berkelahi 2 orang. Menurut informasinya persoalan pelanggan foto wisuda di (hotel) Claro. Kasus lama ketemu di sini (wisuda UNM), akhirnya berkelahi, baku pukul,” ungkap Dahlan.
Baca Juga:Nyesek, Foto-Foto Pengantin Dihilangkan Fotografer dan Hanya Akan Diganti Foto Frame 20R
UNM juga menegaskan dalam insiden perkelahian dua fotografer itu sama sekali tidak ada mahasiswa yang terlibat.
“Semua orang luar, tidak ada mahasiswa sama sekali,” kata Dahlan.