Puluhan Kapal Nelayan Meriahkan HUT TNI di Teluk Ambon

Para nelayan penangkap ikan di Kota Ambon, Provinsi Maluku

Muhammad Yunus
Rabu, 05 Oktober 2022 | 15:43 WIB
Puluhan Kapal Nelayan Meriahkan HUT TNI di Teluk Ambon
Kapal penangkap ikan bermanuver membentuk formasi saat sailing pass di Teluk Ambon memeriahkan HUT ke -77 TNI, di Kota Ambon, Rabu (5/10/2022) [SuaraSulsel.id/HO/Dispen Lantamal IX Ambon]

SuaraSulsel.id - Para nelayan penangkap ikan di Kota Ambon, Provinsi Maluku, mengerahkan puluhan kapal milik mereka untuk mengikuti "sailing pass" guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 TNI di Teluk Ambon, Rabu 5 Oktober 2022.

Puluhan kapal penangkap ikan berukuran kecil berkapasitas satu hingga dua gross tonase (GT) ditempatkan di urutan terakhir arak-arakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) di bawah Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon yang mengikuti parade itu.

Setiap kapal ikan dilengkapi mesin tempel bertonase 15-40 daya kuda (PK) beriring-iringan membentuk dua baris saat memulai pelayaran di Teluk Ambon Bagian Dalam, terutama saat melewati tribun utama di Lapangan Upacara Lantamal IX Ambon, di Desa Halong yang dijadikan lokasi Upacara Peringatan HUT Ke-77 TNI tahun ini.

"Kami, para nelayan sangat gembira bisa terlibat memeriahkan HUT TNI tahun ini, apalagi bisa terlibat langsung dalam parade bersama kapal perang milik TNI AL," kata Daniel, salah satu nelayan asal Desa Ery, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Baca Juga:Di HUT TNI ke-77, Resimen Armed Kostrad di Purwakarta Lakukan Ini

Daniel bersama lebih dari 70 nelayan dari beberapa desa di Kecamatan Nusaniwe diundang untuk terlibat dalam parade armada laut, sekaligus menunjukkan bahwa laut sebagai sumber kehidupan mereka sehari-hari.
Sejumlah nelayan memanfaatkan kesempatan langka itu dengan melakukan aksi balapan berkecepatan tinggi dan membentuk formasi tertentu di Teluk Ambon.

Aksi para nelayan itu menjadi tontonan menarik bagi prajurit TNI dari berbagai angkatan maupun siswa SD hingga SMA yang ikut menonton dari pesisir pantai.

Komandan Lantamal IX Ambon Brigjen TNI Said Latuconsina menegaskan "sailing pass" di Teluk Ambon sebagai bentuk unjuk kekuaran ("show of force") dalam rangka HUT Ke-77 TNI dengan menampilkan alutsista terbaru dan canggih sebagai bentuk pertanggungjawaban TNI kepada Presiden dan rakyat, khususnya di Provinsi Maluku.

"Kami secara khusus mengundang masyarakat untuk menyaksikan perayaan puncak HUT TNI tahun ini yang diwarnai 'sailing pass' unsur KRI dan Kapal Angkatan Laut yang berada di bawah jajaran Lantamal IX Ambon beserta unsur maritim dan perahu nelayan," katanya.

Parade pelayaran itu, menurutnya, menunjukkan bahwa Lantamal IX siap menjaga keamanan dan keutuhan wilayah NKRI, khususnya di wilayah perairan laut Maluku yang luasnya mencapai 92,7 persen luas wilayah Maluku.

Baca Juga:Anggotanya Jilat Kue HUT TNI, Dirlantas Polda Papua Barat Langsung Minta Maaf

Selain 77 kapal nelayan, parade itu diikuti unsur Divisi I KRI Posepa-870, KRI Gulamah-869, KAL Alkura, KAL Hutumuri, Bakamla, Basarnas, unsur Divisi II Sea Rider 02 Satrol Lantamal IX, Polairud, Bea Cukai, Navigasi, KSOP, Pertamina, serta KMC Patkamla Saparua Satrol Lantamal IX. (Antara)

News

Terkini

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong pembangunan daerah

News | 14:55 WIB

Terdakwa pelanggaran HAM berat Papua Isak Sattu hanya bisa menangis haru

News | 14:45 WIB

Isak Sattu hanya bisa menangis haru usai mendengar putusan hakim

News | 14:20 WIB

Sejumlah media asing menyoroti pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) menjadi KUHP

News | 13:26 WIB

Korban dikenal pekerja keras dan tulang punggung keluarga

News | 11:35 WIB

Pemprov Sulsel berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif

News | 10:40 WIB

Majalah Time menobatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky

News | 09:37 WIB

Tim relawan BRI juga telah membantu proses evakuasi warga yang terisolir akibat rerentuhan pasca gempa.

News | 20:52 WIB

Dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat

News | 17:30 WIB

Bukan kasus dugaan uang koordinasi tambang ilegal yang menyeret nama Kabareskrim Polri

News | 16:28 WIB

Apresiasi kepada perusahaan yang telah mempekerjakan penyandang disabilitas

News | 13:30 WIB

P2DD Provinsi Sulsel raih penghargaan provinsi terbaik di KTI

News | 12:34 WIB

Prakiraan cuaca Sulawesi Barat dan sekitarnya

News | 07:12 WIB
Tampilkan lebih banyak