Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Dikeluarkan Karena Mengaku Non Biner

Nabil menjawab statusnya adalah non binary (non biner). Bukan perempuan, bukan juga laki-laki.

Eviera Paramita Sandi
Sabtu, 20 Agustus 2022 | 11:37 WIB
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Dikeluarkan Karena Mengaku Non Biner
Ilustrasi gender (pexels.com)

Mahasiswa itu menjawab tidak keduanya. Ia adalah gender netral.

"Tidak keduanya, di tengah-tengah. Makanya gender netral pak," balas NA.

Jawaban mahasiswa baru itu membuat kedua dosen emosi. Ia meminta agar panitia mengeluarkan mahasiswa tersebut dari ruangan.

NA kemudian menjadikan video tersebut sebagai konten di media sosial. Ia bahkan mengunggah beberapa foto Muhammad Hasrul dan menuliskan hal yang tidak pantas. 

Baca Juga:Mengaku Bukan Perempuan Atau Laki-laki, Mahasiswa Ini Diusir Dosen Universitas Hasanuddin

Wakil Dekan III Fakultas Hukum Unhas, Hasrul yang dikonfirmasi enggan berkomentar banyak. Ia mengaku mahasisa tersebut akan meminta maaf pekan depan.

"Nanti saja, ya. Nanti hari Senin akan ada permintaan maaf oleh mahasiswa itu," ujarnya.  

Sekedar diketahui, istilah non biner adalah identitas gender yang tidak merujuk secara spesifik pada salah satu gender, seperti perempuan maupun laki-laki.

Non biner dapat berada di antara ataupun di luar dua gender tersebut. Dalam konteks ini, identitas gender tergantung dari bagaimana seseorang memandang dirinya, bukan berdasarkan kondisi biologis yang ditentukan dari jenis kelamin.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Baca Juga:Petugas Damkar Bantu Lepas Cincin Lahar Motor Pria Ini, Kondisi Jarinya Bikin Ngilu

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini