facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polisi Masih Selidiki Dugaan Bunuh Diri Mahasiswi Asal Toraja

Muhammad Yunus Kamis, 30 Juni 2022 | 10:26 WIB

Polisi Masih Selidiki Dugaan Bunuh Diri Mahasiswi Asal Toraja
Seorang mahasiswi jatuh dari lantai enam gedung Graha Pena, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Rabu 29 Juni 2022 [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Korban tengah melaksanakan praktik kerja lapangan

SuaraSulsel.id - Kepolisian Sektor Panakukang masih menyelidiki dugaan bunuh diri yang dilakukan mahasiswi yang tengah melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL) di salah satu perusahaan di Gedung Graha Pena Makassar, Sulawesi Selatan.

"Diduga korban melompat dari lantai 6, namun mengenai motifnya, untuk sementara kami lagi selidiki," ujar Kapolsek Panakukang Kompol Azis, Rabu 29 Juni 2022.

Identitas korban diketahui bernama RP, perempuan berusia 21 tahun, berstatus mahasiswa perguruan tinggi di Kabupaten Toraja.

"Korban ini melaksanakan PKL di Graha Pena di salah satu perkantoran lantai 3. Jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk divisum," papar Kompol Aziz.

Baca Juga: Mahasiswi PKL Tewas Diduga Bunuh Diri Loncat Dari Lantai 6 Gedung Graha Pena Makassar, Polisi Turun Tangan

Saat ditanyakan apakah motif tindakan korban terkait dengan utang piutang, Kapolsek menyatakan pihaknya masih mendalaminya.

Korban mengalami patah tulang dan kepalanya terbentur lantai.

Petugas pembersih Gedung Graha Pena, Ismail, menuturkan pada pukul 06.30 Wita, tepatnya saat dirinya menyapu pelataran lahan parkir, melihat ada sosok tergeletak mengenakan jaket hitam tidak bergerak.

Ia kemudian memanggil satpam untuk menyampaikan kejadian tersebut dan melaporkan ke polisi.

Polisi kemudian mengamankan lokasi tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi.

Baca Juga: Terungkap! Jasad Pria Misterius di Bawah Jembatan Splendid Malang Ternyata Warga Surabaya

Diperoleh informasi bahwa rekan korban, RA, mengaku saat mengecek uang di ATM miliknya pada 22 Juni 2022 berkurang Rp1 juta. Ia pun menanyakan kepada korban apakah uang itu diambilnya? Lalu korban mengakui dan berjanji mengembalikan. (Antara)

Catatan Redaksi: Ada sejumlah lembaga layanan konsultasi pencegahan bunuh diri. Salah satunya adalah Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes (021-500-454). Lembaga ini memberi layanan konsultasi bagi seseorang yang tengah mengalami depresi, yang biasanya kesulitan menyampaikan masalahnya akibat stigma buruk terhadap pengidap gangguan kejiwaan ini. Bisa juga berkonsultasi ke LSM Jangan Bunuh Diri (021 9696 9293)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait