Warga Pulau Mengeluh Kekurangan Pasokan Sembako, Pasca Tenggelamnya KM Ladang Pertiwi di Selat Makassar

Kapal tak lagi beroperasi semenjak insiden tenggelamnya kapal motor Ladang Pertiwi

Muhammad Yunus
Jum'at, 03 Juni 2022 | 12:32 WIB
Warga Pulau Mengeluh Kekurangan Pasokan Sembako, Pasca Tenggelamnya KM Ladang Pertiwi di Selat Makassar
Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sujana dan Kepala Kantor SAR Makassar Djunaidi memberikan keterangan pers. Usai melakukan pencarian korban tenggelamnya kapal Ladang Pertiwi di Selat Makassar [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara Tambing]

Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat Gani mengaku akan segera mengirim bantuan untuk warga di pulau sana. Ia juga akan berkoordinasi dengan Syahbandar agar mengizinkan kapal mengangkut sembako.

"Tentu kita usahakan. Nanti saya koordinasi dengan BPBD dan Pemkab Pangkep untuk kebutuhan warga di sana. Begitupun dengan syahbandar agar ada kapal untuk mengangkut sembako," ujar Hayat.

Seperti diketahui, KM Ladang Pertiwi 02 tenggelam di selat Makassar pada Kamis, 26 Mei 2022. Kapal itu berlayar dari pelabuhan Paotere menuju pulau-pulau di Kecamatan Liukang Kalmas, di Kabupaten Pangkep.

Ada 50 orang yang jadi korban dari tenggelamnya kapal tersebut. Menurut para penumpang, kapal itu dihantam gelombang hingga tiga meter mengakibatkan mesin mati dan kapal tiba-tiba terbalik.

Baca Juga:Basarnas Sulsel Temukan Dua Jenazah Korban KM Ladang Pratiwi

Hingga kini proses pencarian korban masih terus dilakukan. Masih ada 16 orang yang dinyatakan hilang, 3 orang meninggal dunia dan 31 ditemukan selamat.

KM Ladang Pertiwi Kelebihan Muatan

Kapal Ladang Pertiwi dinyatakan tenggelam, Kamis, 26 Mei 2022 di selat Makassar. Selain tak laik berlayar, kapal juga diduga kelebihan muatan.

Kapal ikan itu diketahui tak hanya mengangkut 50 penumpang. Namun, ternyata ada sembako dan bahan material. Kabarnya material itu akan digunakan untuk pembangunan tower.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sujana. Kata Nana, kapal itu memang kerap mengangkut material.

Baca Juga:Pencarian 16 Korban Kapal Tenggelam KM Ladang Pertiwi Dilanjutkan Hari Ini

"Jadi memang kapal tersebut disamping membawa 50 penumpang, itu ada membawa sembako dan material. Ini yang akan kita kembangkan," ujar Nana usai melakukan peninjuan pencarian korban lewat jalur udara, Jumat, 3 Juni 2022.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini