Penyebab Utama Kebakaran di Kota Makassar Masih Didominasi Korsleting Listrik

Data Dinas Kebakaran Kota Makassar

Muhammad Yunus
Jum'at, 20 Mei 2022 | 07:34 WIB
Penyebab Utama Kebakaran di Kota Makassar Masih Didominasi Korsleting Listrik
Ilustrasi kebakaran [Istimewa]

SuaraSulsel.id - Dinas Kebakaran Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menyebutkan penyebab kebakaran di sejumlah lokasi sejak Januari sampai Mei 2022 tercatat 62 kasus, yang mengakibatkan 93 rumah ludes terbakar dengan penyebab utama korsleting listrik.

"Dari data Januari sampai pertengahan Mei, kejadian kebakaran didominasi karena listrik dengan 37 kasus," sebut Kepala Damkar Makassar Hasanuddin, Kamis 19 Mei 2022.

Ia merinci peristiwa kebakaran pada Januari sebanyak 11 kejadian, 10 kasus di antaranya berkaitan masalah listrik, satu kasus penyebab lain. Sebanyak 19 rumah, satu industri/perusahaan, serta satu unit kendaraan terbakar, dengan 28 keluarga terdampak.

Untuk Februari, ada 10 kejadian, enam di antaranya disebabkan listrik. Kompor, tabung gas, lilin, alang-alang masing-masing satu kasus. Sebanyak lima rumah, satu kios, dua industri/perusahaan, dan satu kendaraan habis terbakar, serta 13 keluarga korban terdampak kebakaran.

Baca Juga:Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan, Jumat 20 Mei 2022: Waspada Gelombang 2,5 Meter di Selat Makassar dan Selayar

Kemudian Maret, sebanyak 15 kejadian, 11 di antaranya disebabkan masalah listrik, dua kompor, dan dua lain-lain. Delapan unit rumah warga, satu industri, dua gudang, dan satu kendaraan terbakar, 16 keluarga korban terdampak.

Pada April, terdapat 13 kejadian, tujuh di antaranya disebabkan listrik, satu tabung gas, tiga alang-alang, dan dua lain-lain. Tercatat, 47 unit rumah warga, satu toko kios ludes terbakar. Jumlah korban terdampak sebanyak 62 keluarga.

Pada pertengahan Mei, data sementara sebanyak 13 kejadian, tiga kasus disebabkan listrik. Kompor, tabung gas masing-masing dua kasus, dan enam lain-lain. Sebanyak 14 unit rumah, dua industri/perusahaan terbakar. Adapun jumlah korban terdampak lima keluarga.

Data total sementara, jumlah korban yang terdampak kebakaran sebanyak 291 jiwa atau 124 keluarga. Luas area terbakar 6.565 meter persegi, dengan kerugian materi ditaksir Rp7,4 miliar lebih.

"Kami setiap saat mengingatkan warga agar selalu siaga dan waspada atas kemungkinan terjadinya kebakaran saat menggunakan listrik. Instalasi kelistrikan di rumah juga rutin dicek secara berkala demi mencegah musibah kebakaran," papar Hasanuddin. (Antara)

Baca Juga:Tabrak Burung, Lion Air Tujuan Makassar Angkut 222 Penumpang Batal Mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini