Pedagang Minyak Goreng Curah di Kota Makassar Stop Menjual, Sudah Satu Minggu Toko Tutup

Toko tidak mendapat pasokan minyak goreng dari distributor

Muhammad Yunus
Kamis, 24 Maret 2022 | 13:56 WIB
Pedagang Minyak Goreng Curah di Kota Makassar Stop Menjual, Sudah Satu Minggu Toko Tutup
Toko penjual minyak goreng curah di Kota Makassar sudah lebih satu pekan tutup. Karena tidak mendapat pasokan dari distributor [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara Tambing]

Merk minyak kemasan yang dijualnya pun masih cukup awam di pasaran. Seperti Bulan Sabit, Fitri, Resto, dan lain-lain.

"Ini kita ambil Rp55 ribu dari distributor, kita jual Rp60 ribu. Tapi ini bukan minyak curah," tambahnya.

Ekawati mengaku tidak tahu alasan kenapa minyak curah hilang. Namun, mereka tak mendapat suplai dari distributor sejak subsidi minyak dicabut pemerintah.

"Dulu minyak curah yang banyak, minyak kemasan yang hilang. Sekarang minyak kemasan banyak, minyak curah yang hilang. Saya juga tidak tahu karena distributor hanya bilang tidak ada stok," keluhnya.

Baca Juga:Bintang Film Penyalin Cahaya Lutesha Sadhewa Menikah dengan Arswandaru

Masalah yang sama dihadapi pedagang eceran di Pasar Pabaeng-baeng, Kota Makassar. Mereka sudah hampir dua pekan tak menjual minyak.

"Biar di penjual manaki cari (minyak curah) di pasar ini tidak ada yang jual. Semua jual minyak kemasan," kata salah satu pedagang, Asriani.

Kata Asriani, ia selama ini punya pelanggan tetap yakni penjual gorengan. Namun karena minyak curah susah didapat, penjual gorengan pun terpaksa berhenti menjual.

"Karena kalau mau pakai minyak kemasan untuk jual gorengan setengah mati kasihan. Jadi selama tidak ada minyak curah masuk, dia juga tutup gerobak," ungkap Asriani.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Baca Juga:Stok Minyak Goreng Curah Sangat Sulit Ditemukan, Ada yang Jual Rp20 Ribu

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini