facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

DPRD Sulsel: Andi Sudirman Sulaiman Gubernur Sulawesi Selatan

Muhammad Yunus Senin, 24 Januari 2022 | 20:03 WIB

DPRD Sulsel: Andi Sudirman Sulaiman Gubernur Sulawesi Selatan
Rapat paripurna DPRD Sulsel menyetujui pengangkatan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulawesi Selatan menggantikan Nurdin Abdullah, Senin 24 Januari 2022 [SuaraSulsel.id/Muhammad Aidil]

Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari mengumumkan hasil rapat paripurna

SuaraSulsel.id - Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari mengumumkan hasil rapat paripurna menyetujui Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menjadi Gubernur Sulawesi Selatan tahun 2018-2023.

Pengusulan ini diumumkan saat rapat paripurna di Kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin 24 Januari 2022.

Keputusan ini berdasarkan pertimbangan keputusan presiden, yaitu berdasarkan putusan pengadilan tindak pidana korupsi Makassar Nomor 45-2021 dan Pengadilan Negeri Makassar tanggal 29 November 2021 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Sehingga, untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan pemerintahan di Sulsel maka dalam rapat paripurna ini disampaikan secara resmi Keputusan Presiden Nomor 9 tahun 2022 tentang pengesahan pemberhentian gubernur Sulsel jabatan tahun 2018 hingga 2023, Nurdin Abdullah.

Baca Juga: Sulsel Raih Kategori Baik Indeks Tata Kelola Pengadaan Barang Jasa Tahun 2021

Kemudian, menunjuk Andi Sudirman Sulaiman, wakil Gubernur Sulawesi Selatan masa jabatan tahun 2018-2023 untuk melaksanakan kewajiban sebagai Gubernur Sulawesi Selatan masa jabatan 2018-2023.

Andi Ina mengatakan pengumuman yang disampaikan dalam rapat paripurna tersebut terkait pengusulan pengangkatan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menjadi Gubernur Sulsel masa jabatan tahun 2018-2023.

Akan segera diteruskan dan disampaikan kelengkapan dokumennya kepada Presiden RI, Joko Widodo melalui Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian. Selama 14 hari kerja setelah diumumkan di Jakarta pada Rabu 12 Januari 2022.

"Untuk selanjutnya diteruskan dan disampaikan kelengkapan dokumennya kepada presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri RI," kata Andi Ina di Kantor DPRD Sulsel.

Sementara, Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan bahwa rapat paripurna itu merupakan tahapan awal. Untuk melaksanakan amanat konstitusi Pasal 173 Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 1 tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota menjadi undang-undang pada ayat 2.

Baca Juga: Kasus Omicron Pertama Ditemukan di Sulsel, Andi Sudirman Imbau Warga Kurangi Kegiatan di Luar Rumah

Dimana, DPRD Sulsel menyampaikan usulan pengangkatan Wakil Gubernur Sulsel menjadi Gubernur Sulsel. Sebagaimana dimaksud dengan ayat 1 kepada presiden melalui menteri untuk disahkan pengangkatannya sebagai gubernur.

"Terkait pergantian gubernur Sulsel berdasarkan Surat Keputusan Pemberhentian Nomor 104/P tahun 2021 tentang pemberhentian sementara gubernur Sulsel masa jabatan 2018-2023," kata Andi Sudirman dalam sambutannya saat menghadari rapat paripurna, secara virtual.

Karena itu, kata dia, sesuai Pasal 131 PP Nomor 78 tahun 2012 tentang perubahan keempat atas peraturan pemilihan pemerintah Nomor 6 tahun 2005 tentang pemilihan, pengesahan, pengangkatan dan pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah.

"Bahwa ayat 1 apabila kepala daerah diberhentikan berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, jabatan kepala daerah diganti oleh wakil kepala daerah sampai berakhir masa jabatannya dan proses pelaksanaannya dilaksanakan berdasarkan keputusan rapat paripurna DPRD dan disahkan oleh bapak Presiden," terang Andi Sudirman.

Meski begitu, Andi Sudirman tetap memberikan apresiasi kepada Nurdin Abdullah, selaku mantan Gubernur Sulsel yang telah menjalankan amanah pembangunan. Sebab bagaimanapun Nurdin Abdullah adalah paket Pilgub perjuangannya pada tahun 2018 hingga 2023. Dalam visi misi pembangunan Sulsel.

Sehingga, kata dia, apa yang menjadi visi misinya pada tahun 2018-2023 akan tetap menjadi amanah rakyat untuk dilaksanakan dan terus ditetapkan sebagai format visi misi dan tidak akan pernah berganti.

"kami menetapkan sebagai suatu format visi misi dan tidak akan pernah berganti dalam memenuhi janji-janji kampanye kami dalam pilgub 2018 yang lalu," katanya.

Kontributor : Muhammad Aidil

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait