facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Zulkifli Hasan Sebut Ada Kelompok Ingin Memecah Belah PAN dan Presiden Jokowi

Muhammad Yunus Selasa, 23 November 2021 | 07:25 WIB

Zulkifli Hasan Sebut Ada Kelompok Ingin Memecah Belah PAN dan Presiden Jokowi
Ketum PAN Zulkifli Hasan saat berpidato dalam acara Rakernas II. (Tangkapan layar/ist)

Narasi yang ingin memecah bela antara PAN dan pemerintah

SuaraSulsel.id - Ketua Umum Partai Amanat Nasional atau PAN, Zulkifli Hasan, menyebut ada narasi yang ingin memecah bela antara PAN dan pemerintah. Hingga ke desa-desa. Upaya ini harus dihentikan.

PAN ingin mendukung semua kebijakan Presiden Jokowi. Termasuk jika ingin melakukan reshuffle kabinet.

"Tapi kita memperkuat (hubungan) bukan soal reshuflle. Reshuffle itu hak prerogatif pak Jokowi tapi kita memperkuat agar pemerintahan sukses," ungkap Zulkifli di Makassar, Senin 22 November 2021.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menegaskan dukungannya terhadap pemerintahan Presiden RI, Joko Widodo. Partai berlambang matahari putih itu menyatakan tetap pro terhadap kebijakan pemerintah saat ini, apalagi menghadapi pandemi.

Baca Juga: Menko Perekonomian Bakal Wakili Presiden Jokowi Buka Puncak IDC AMSI 2021

"Kita ini mendukung pemerintah pak Jokowi, agar memperkuat persatuan. Kita menghadapi pandemi tidak mudah dampaknya terhadap ekonomi. Oleh karena itu kita pro pemerintahan," kata Zulkifli Hasan.

Zulkifli menambahkan kelompok "Cebong dan Kampret" saat ini tak ada lagi. Semua masyarakat sudah saling sayang dan cinta. Pemerintah baik dari Bupati dan Gubernur juga saling merangkul.

"Itu yang kita pertemukan antara kelompok masyarakat. Cebonglah, kampretlah, kita ini saudara, keluarga besar," tegasnya.

Seperti diketahui, isu reshuffle kabinet saat ini tengah mencuat. Apalagi usai PAN bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju.

Namun menurut Presiden RI Joko Widodo, ia belum berencana melakukan pergantian kabinet sejauh ini.

Baca Juga: Soroti Eropa, Jokowi Wanti-wanti ke Menkes Minta Kasus Covid-19 Tak Meledak Selama Nataru

Zulkifli juga enggan mengomentari ketika ditanya soal wacana masa jabatan Presiden yang boleh ditambah tiga tahun. Ia meminta agar media menanyakan isu lain.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait