alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anjing Pelacak K9 dan 1.800 Petugas Dikerahkan Amankan Kota Makassar

Muhammad Yunus Kamis, 28 Oktober 2021 | 10:51 WIB

Anjing Pelacak K9 dan 1.800 Petugas Dikerahkan Amankan Kota Makassar
203 Personel Brimob Polda Sumut Dikirim ke Papua. [Ist]

Unjuk rasa di Makassar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda

SuaraSulsel.id - Kepala Bagian Operasi Polrestabes Makassar Kompol Nugraha mengatakan, 1.800 personil telah dipersiapkan untuk mengamankan Kota Makassar hari ini. Personil tersebut merupakan personil gabungan yang terdiri dari Polda Sulsel, Brimob, TNI, dan lainnya.

Semuanya dipersiapkan untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan saat massa melakukan unjuk rasa di Makassar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.

"Kemungkinan akan turunkan 1.800 personil gabungan dan K9 atau anjing pelacak," kata Nugraha kepada SuaraSulsel.id, Rabu (27/10/2021).

Nugraha menjelaskan anjing pelacak atau K9 yang akan dikerahkan tersebut adalah milik Sabhara dan memiliki kemampuan khusus. Seperti mengendus narkoba dan menangkap pelaku yang berbuat rusuh.

Baca Juga: Waspada! Makassar Banyak Demo Hari Ini, Polisi Antisipasi Kerusuhan

"Kalau anjing pelacak kayaknya turun deh. Karena Sabhara turun juga tuh, kayaknya ada anjing pelacak. Kalau pastinya kan besok," kata dia.

"K9 atau anjing pelacak ini untuk penanganan massa yang anarkis. Biasanya itu anjing pelacak untuk narkoba untuk nangkap pelaku perusuh begitu," tambah Nugraha.

Selian itu, kata dia, polisi juga akan mengerahkan kendaraan taktis untuk menghalau para pengunjuk rasa yang berbuat rusuh. Semua ini dilakukan agar tidak ada kerusakan hingga korban jiwa yang ditimbulkan saat massa melakukan demo pada momentum Hari Sumpah Pemuda tersebut.

"Ini kan namanya kegiatan masyarakat, terutama kan aksi unjuk rasa. Ada kendaraan taktis. Kita siapkan semuanya. Bisa jadi lima kendaraan taktis atau enam, tergantung besok," ungkap Nugraha.

Nugraha mengaku belum bisa memastikan berapa jumlah titik aksi di Makassar pada Hari Sumpah Pemuda itu. Alasannya, semuanya baru dapat dipastikan dengan melihat situasi besok.

Baca Juga: Apa Itu Toxic Relationship? Contoh Kasus di Yogyakarta dan Makassar

Sebab itu, ia meminta agar massa yang akan melakukan aksi agar dapat tetap kondusif dan tidak terpancing emosi. Bila ada massa yang kedapatan berbuat anarkis akan langsung ditindaki oleh petugas yang berjaga.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait